JOGJA – Mataram Utama (MU) resmi menyegel gelar juara Liga 4 Piala Gubernur DIY 2025/2026. Melalui pertarungan sengit di Stadion Mandala Krida, Minggu (18/1/2026), MU berhasil menumbangkan KAFI Jogja FC dengan skor tipis 3-2 dan memastikan tiket menuju Liga 4 Seri Nasional.
Ringkasan Pertandingan
-
Hasil Akhir: Mataram Utama 3-2 KAFI Jogja FC (Extra Time).
-
Lokasi: Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
-
Status: Babak Final Liga 4 Piala Gubernur DIY 2025/2026.
-
Dampak: Mataram Utama lolos ke Putaran Nasional Liga 4.
Jalannya Laga: Duel Sengit hingga Babak Tambahan Waktu
Tensi tinggi sudah terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Mataram Utama yang mengambil inisiatif serangan lebih dulu berhasil unggul di awal laga. Namun, mental baja ditunjukkan oleh punggawa KAFI Jogja FC. Mereka sukses menyamakan kedudukan dan memaksa jual beli serangan terus terjadi hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang.
Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time). Di fase krusial ini, ketahanan fisik dan konsentrasi menjadi pembeda. Mataram Utama tampil lebih klinis dan berhasil menyarangkan gol penentu yang mengunci kemenangan mereka menjadi 3-2.
Manajemen Mataram Utama Fokus Tatap Seri Nasional
Direktur Utama Mataram Utama, Janu Riyanto, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian timnya. Meski merayakan kemenangan, Janu mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat puas.
“Kami sangat bersyukur menjadi juara Liga 4 Piala Gubernur DIY. Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berjuang. Selanjutnya, kami langsung fokus persiapan menghadapi putaran nasional,” ujar Janu usai laga.
Sebagai bagian dari strategi penyegaran, pemain akan diberikan waktu istirahat sebelum kembali masuk ke kamp latihan. “Setelah final ini, pemain diliburkan satu minggu. Tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di putaran nasional nanti,” tambahnya.
KAFI Jogja FC Tetap Berikan Perlawanan Maksimal
Di sisi lain, Pelatih KAFI Jogja FC, Nopendi, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya meski gagal meraih trofi. Menurutnya, mencapai partai final dengan perjuangan hingga menit akhir adalah prestasi yang patut dihargai.
“Belum rezeki KAFI Jogja FC juara. Terima kasih buat owner, official, tim pelatih, dan seluruh pemain yang sudah berjuang sejauh ini. Semoga ke depan kami bisa tampil lebih baik lagi,” pungkas Nopendi.
Dengan hasil ini, Mataram Utama akan menjadi wakil DIY di kancah nasional, membawa harapan besar untuk naik kasta ke liga yang lebih tinggi pada musim mendatang.














