RADAR JOGJA, SLEMAN – Hasil imbang 1-1 saat menjamu Persipura Jayapura masih menyisakan rasa kecewa di kalangan pendukung PSS Sleman. Pasalnya, hasil tersebut membuat peluang Laskar Sembada untuk merebut puncak klasemen sementara harus kembali tertunda.
Kesempatan PSS Sleman sebenarnya terbuka lebar. Pada hari yang sama, pesaing utama di papan atas, Barito Putera FC, justru terpeleset setelah kalah 0-1 dari Persiba Balikpapan. Seandainya PSS mampu mengamankan tiga poin penuh saat menghadapi Persipura, posisi puncak klasemen dipastikan menjadi milik Super Elang Jawa.
Namun, kegagalan meraih poin maksimal membuat persaingan di papan atas semakin ketat. Hingga saat ini, PSS Sleman masih bertahan di posisi runner-up dengan koleksi 35 poin, hanya terpaut satu angka dari Barito Putera FC yang mengoleksi 36 poin.
Situasi tersebut juga belum sepenuhnya aman. Persipura Jayapura terus menguntit di peringkat ketiga dengan raihan 34 poin, membuat persaingan menuju takhta tertinggi klasemen semakin panas.
Menanggapi hasil tersebut, Direktur Teknis PSS Sleman, Pieter Huistra, memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Pria asal Belanda itu meminta para pemain tetap fokus menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya.
“Sebagai direktur teknis, saya melihat para pemain sudah menatap ke depan untuk laga berikutnya,” ujar Pieter Huistra, Senin (26/1/2026).
Huistra mengakui evaluasi atas hasil imbang melawan Persipura tetap perlu dilakukan. Namun, mantan pelatih Borneo FC tersebut menegaskan bahwa terlalu lama meratapi hasil pertandingan justru tidak akan membawa dampak positif bagi tim.
“Evaluasi pasti dilakukan, tetapi kami tidak ingin para pemain terus memikirkan hasil itu. Fokus ke pertandingan selanjutnya adalah hal terpenting,” tegasnya.
Dengan ketatnya persaingan di papan atas klasemen, PSS Sleman dituntut menjaga konsistensi performa agar tetap berada dalam jalur perebutan posisi puncak.(risky wahyu/radar jogja)
















