mainbola.co – Koordinator Kecamatan (Korcam) Brajamusti Umbulharjo menyatakan sikap tegas terhadap dinamika internal organisasi yang tengah berlangsung di tubuh Brajamusti. Sikap tersebut salah satunya disampaikan melalui Forum Besar Brajamusti Umbulharjo.
Ketua Garda Pusat Brajamusti Umbulharjo Erwan Ristiadi mengungkapkan, Brajamusti Umbulharjo merumuskan empat poin tuntutan yang ditujukan kepada DPP Brajamusti, termasuk Presiden Brajamusti sebagai pucuk pimpinan organisasi.
“Ini bentuk penggunaan hak anggota untuk menyampaikan pendapat sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi,” katanya, Senin (9/2).
Salah satu poin utama yang disuarakan adalah permintaan agar Presiden Brajamusti segera membentuk Tim Pelaksana Musyawarah Anggota (Musta). Pembentukan tim itu dinilai sebagai kewajiban organisasi.
“Brajamusti Umbulharjo mendesak presiden Brajamusti untuk membentuk tim pelaksanaan Musta dengan tenggat waktu maksimal 15 Februari 2026,” lontarnya.
Erwan menegaskan, bahwa seluruh tuntutan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama anggota yang hadir dalam forum besar. Dan hal tersebut juga sudah disampaikan secara langsung kepada presiden Brajamusti saat ini, yakni Muslich Burhanuddin atau yang akrab disapa Thole.
Selain pembentukan tim pelaksana, Brajamusti Umbulharjo juga mendorong agar Musta ke-VI segera digelar setelah tim tersebut terbentuk. Hal ini mengacu pada AD/ART Bab II tentang Struktur Kewenangan Pasal 8, yang menegaskan Musyawarah Anggota sebagai forum tertinggi organisasi.
Erwan menyebut, Musta menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan internal yang saat ini berkembang.
Ia menambahkan, langkah Korcam Umbulharjo merupakan wujud kepedulian terhadap keberlangsungan Brajamusti sebagai organisasi suporter.
“Poin-poin sikap dan tuntutan kami ini sudah disepakati seluruh anggota atau laskar yang ada di bawah naungan Garda Pusat Brajamusti Umbulharjo,” terangnya.
Sebelumnya, saat dihubungi terpisah, Presiden Brajamusti Thole, menyatakan dukungan penuh menunjukkan sikap terbukanya terhadap pelaksanaan Musta Brajamusti yang didorong oleh aspirasi anggota.
Thole mengungkapkan, bahwa ia mengaku senang dengan adanya dorongan dari anggota Brajamusti yang menginginkan Musta segera digelar. Menurutnya, keinginan tersebut sejatinya sudah muncul sejak cukup lama, namun sempat tertunda.
“Yang jelas saya pribadi senang dengan keinginan adik-adik. Seharusnya memang tahun kemarin sudah Musta, tapi tertunda,” jelasnya.
Selain itu, saat dikonfirmasi perihal sikap pribadinya, Thole secara tegas juga menyatakan bahwa ia mendukung penuh agar Musta dan pergantian kepengurusan di Brajamusti bisa segera direalisasikan.
“Saya sangat-sangat mendukung,” tegas Thole. (fahmi fahriza)
















