Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaTimnas

Timnas Indonesia U17 Kalah Tipis 2-3 dari Tiongkok, Nova Arianto: Mental Pemain Mulai Berani dan Terbentuk!

53
×

Timnas Indonesia U17 Kalah Tipis 2-3 dari Tiongkok, Nova Arianto: Mental Pemain Mulai Berani dan Terbentuk!

Sebarkan artikel ini
Pelatih timnas Indonesia U17 Nova Arianto
Pelatih timnas Indonesia U17 Nova Arianto menjawab pertanyaan pewarta pada jumpa pers setelah pertandingan ujicoba melawan China U17 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang (ANTARA)

 

mainbola.co – Ya, Garuda Muda sudah menunjukkan kemajuan signifikan meski harus mengakui keunggulan Tiongkok dalam laga uji coba kedua. Dalam laga uji coba melawan Tiongkok, tim besutan Nova Arianto takluk dengan skor tipis 2-3 di Indomilk Arena, Rabu (11/2) malam.

Pelatih Nova Arianto menyoroti hasil ini dengan. Pasalnya, performa tim meningkat drastis dibandingkan pertemuan pertama di mana Indonesia sempat dibantai tujuh gol tanpa bola.

Transformasi Mental yang Drastis

Nova Arianto mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan sikap yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan. Menurutnya, aspek psikologis menjadi kunci utama perubahan permainan dari kekalahan 0-7 menjadi perlawanan sengit 2-3.

“Hari ini kita melihat wajah pertandingan yang berbeda ya. Karena di sebelumnya kita… kita tahu kita kalah 7-0,” kata Nova, dilansir dari ANTARA.

Mantan bek tangguh Timnas Indonesia ini menegaskan bahwa kekuatan mental dan keberanian adalah landasan wajib. Apalagi, Garuda Muda memiliki target besar untuk melaju ke Piala AFF U17 dan Piala Asia U17 .

Minim Jam Terbang Internasional Jadi Kendala

Selain faktor mental, Nova secara jujur ​​​​menyebutkan pengalamannya bertanding di level internasional bagi skuad saat ini. Mayoritas pemain masih mengandalkan pengalaman dari kompetisi domestik seperti Elite Pro Academy (EPA).

Menurut Nova, bermain di liga lokal atmosfernya sangat berbeda dengan menghadapi tim luar negeri yang memiliki level kompetisi lebih tinggi.

Evaluasi Kebutuhan Uji Coba Timnas U17:

  • Tingkat Adaptasi: Pemain membutuhkan lawan dengan intensitas internasional lebih sering.
  • Frekuensi Pertandingan: Berkaca pada persiapan Piala Dunia U17 sebelumnya, tim setidaknya membutuhkan belasan laga uji coba.
  • Kesediaan Kompetisi: Jam terbang tinggi membuat pemain tidak “demam panggung” saat turnamen resmi dimulai.

“Kita berharap pemain bisa mendapatkan jam terbang internasional. Dulu sebelum Piala Asia (U17) dan Piala Dunia (U17), tim bisa menjalani sekitar 17 pertandingan uji coba. Itu yang membuat pemain lebih siap,” jelas Nova.

Misi Menuju Tradisi Piala Dunia

Nova berharap pengalaman berharga melawan Tiongkok ini menjadi pelajaran mahal bagi para pemain. Ia berambisi membawa Timnas Indonesia U17 tetap berada di jalur tradisi untuk lolos ke putaran final Piala Dunia di masa mendatang.

“Semoga semua pemain bisa belajar dari dua pertandingan ini dan membawa pengalaman itu ke depan,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *