mainbola.co – Peluang menembus zona empat besar makin terbuka, tetapi pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, menegaskan timnya tidak boleh cepat puas. Performa positif dalam beberapa pekan terakhir memang membawa klub berjuluk Setan Merah masuk persaingan ketat tiket Liga Champions musim depan.
United hanya sekali kehilangan poin sejak Carrick memimpin, yakni saat ditahan West Ham United setelah gol telat Benjamin Šeško memaksakan hasil imbang. Tren itu membuat posisi tim terus merangkak naik di klasemen Premier League.
Jika mampu mengalahkan Everton pada laga berikutnya, United berpeluang menyalip Chelsea dan menembus posisi empat besar—zona aman menuju kompetisi elite Eropa.
Carrick: Posisi Sudah Baik, Tapi Harus Lebih Baik
Carrick mengaku senang timnya kini mulai diperhitungkan dalam perebutan tiket Liga Champions. Namun ia menegaskan fokus utama tetap menjaga konsistensi performa.
“Itu menunjukkan kami sudah menempatkan diri di posisi yang baik. Tapi kami tidak boleh terlena hanya karena beberapa pekan bagus,” ujarnya.
“Kami optimistis, dan memang seharusnya begitu. Namun semuanya tergantung bagaimana kami memanfaatkan peluang ini.”
Saat ia mengambil alih kursi pelatih, United berada di peringkat keenam. Dalam waktu singkat, stabilitas permainan meningkat dan jarak poin dengan papan atas menipis.
Peran Vital Casemiro
Salah satu faktor kebangkitan tim adalah kontribusi gelandang veteran Casemiro. Mantan pemain Real Madrid itu disebut Carrick sebagai sosok penting, bukan hanya di lapangan tetapi juga di ruang ganti.
Menurutnya, pengalaman pemain berusia 33 tahun tersebut memberi pengaruh besar terhadap perkembangan skuad muda.
“Cas sangat fantastis sejak saya datang. Pengalaman adalah hal hebat jika digunakan dengan benar,” kata Carrick.
“Sebagai pemain senior, ada tanggung jawab memberi contoh dan membantu pemain lain.”
Meski dikabarkan akan meninggalkan klub di akhir musim, Carrick berharap masih bisa memaksimalkan kontribusi sang gelandang hingga kompetisi selesai.
Analisis Singkat
Dengan jadwal kompetisi yang semakin padat dan selisih poin yang tipis di papan atas, setiap pertandingan menjadi krusial. Konsistensi performa, kedalaman skuad, serta peran pemain senior seperti Casemiro bisa menjadi penentu apakah United mampu mempertahankan momentum hingga akhir musim.
















