mainbola.co – Bek tengah PSIM Jogja, Jop van der Avert, mengaku terpukau dengan atmosfer dukungan suporter Laskar Mataram sejak bergabung pada paruh musim kompetisi BRI Super League.
Pemain asal Belanda itu mulai merasakan langsung atmosfer stadion ketika menjalani beberapa pertandingan bersama PSIM. Dukungan dari tribun penonton disebutnya menjadi salah satu hal yang membuat pengalaman bermain di Indonesia terasa berbeda.
Sejak didatangkan manajemen pada paruh musim, Jop langsung dipercaya mengisi lini pertahanan utama PSIM. Ia tercatat tampil dalam empat pertandingan secara beruntun menghadapi Persik Kediri, Bali United, PSBS Biak, dan Semen Padang.
Menariknya, dalam empat laga tersebut Jop selalu bermain penuh selama 90 menit sebagai bek tengah.
Menurut Jop, dukungan fanatik suporter PSIM di stadion membuat para pemain semakin termotivasi untuk memberikan performa terbaik di lapangan.
“Atmosfernya luar biasa. Terutama jika kami bisa meraih tiga poin. Itulah yang ingin kami berikan kepada para penggemar di sini,” ujar Jop, Kamis (5/3/2026).
Pemain berusia 20-an tahun itu juga mengaku tidak sabar kembali merasakan dukungan langsung suporter ketika PSIM bermain di kandang, yakni di Stadion Sultan Agung.
“Apa yang saya lihat sangat menyenangkan dan indah. Bermain di kandang dengan dukungan para suporter,” ujarnya.
Selain atmosfer stadion, Jop juga menilai sepak bola Indonesia memiliki karakter yang berbeda dibandingkan negara lain tempat ia pernah bermain sebelumnya. Ia menyebut setiap negara memiliki gaya dan kultur sepak bola yang unik.
“Setiap negara punya gaya sepak bola sendiri, baik dari komunikasi, stadion, atau lingkungannya. Itu yang membuat sepak bola di setiap tempat terasa berbeda,” jelasnya.
Dengan proses adaptasi yang semakin baik serta kepercayaan dari tim pelatih di lini belakang, Jop berharap dapat terus memberikan kontribusi maksimal bagi PSIM pada sisa musim kompetisi ini.
















