mainbola.co – Posisi PSS Sleman yang kini bertengger di puncak klasemen sementara Grup Timur belum menjadi jaminan bagi Super Elang Jawa untuk melaju mulus ke Super League musim depan. Laskar Sembada masih harus menghadapi sejumlah rintangan berat pada sisa kompetisi.
Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Bumi Sembada tersebut masih menyisakan enam pertandingan krusial. Enam laga itu dipandang sebagai partai final yang akan menentukan nasib PSS Sleman dalam perburuan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persaingan di papan atas klasemen Grup Timur juga masih berlangsung sangat ketat. Selisih poin yang tipis membuat peluang tim-tim pesaing masih terbuka. Karena itu, PSS dituntut tampil konsisten agar tetap berada di jalur promosi.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa posisi tim di puncak klasemen tidak boleh membuat para pemain terlena. Pelatih yang akrab disapa Uwak itu meminta seluruh elemen tim tetap fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan.
“Ya, target (promosi) tetap ada, tetapi kita satu match itu kita jalanin dulu,” cetusnya, Rabu (11/3).
Menurutnya, perjuangan menuju Super League tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras di lapangan. Dukungan moral dari para suporter juga menjadi faktor penting bagi motivasi tim.
Karena itu, Uwak secara khusus meminta doa dan dukungan dari seluruh pendukung setia PSS Sleman, baik dari kelompok suporter Brigata Curva Sud maupun Slemania.
“Kami minta doa dari seluruh pecinta PSS Sleman baik itu BCS, baik itu Slemania, ataupun seluruh warga Sleman,” tegasnya.
Meski kompetisi masih menyisakan jeda waktu yang cukup panjang, para pemain Super Elang Jawa tetap menjalani program latihan rutin. Tim pelatih terus menggembleng para pemain untuk mematangkan strategi serta menjaga kondisi fisik.
Uwak berharap anak asuhnya mampu tampil maksimal pada setiap pertandingan tersisa agar peluang promosi tetap terjaga.
“Saya ingin agar kami selalu bisa bermain dengan baik dan memenangkan pertandingan,” tandasnya.
















