Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaSuper League

PSIM vs Persija Pindah ke Bali, Manajemen Keluhkan Kerugian

0
×

PSIM vs Persija Pindah ke Bali, Manajemen Keluhkan Kerugian

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno. (Dok. PSIM Jogja)

Dampak Finansial PSIM Jogja: Rugi Tiket dan Operasional Membengkak Akibat Laga vs Persija Pindah ke Bali

mainbola.co  –  Manajemen PSIM Jogja harus memutar otak lebih keras. Laga kandang menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 resmi dialihkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Keputusan ini memaksa laga digelar tanpa penonton, yang otomatis memangkas pendapatan klub.

Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno, menjelaskan bahwa keputusan ini murni berdasarkan pertimbangan keamanan dan ketersediaan infrastruktur.

“Kami hormati keputusan pihak kepolisian dan seluruh otoritas soal keamanan dan perizinan. Ketika ini dilakukan, tentu sudah ada investigasi yang komprehensif dan kami menghormati itu,” tegas Liana.

Kerugian Finansial Jadi Sorotan Pemindahan laga ke Bali bukan tanpa risiko. Liana mengakui ada beban finansial yang cukup berat yang harus dipikul manajemen Laskar Mataram saat ini.

“Kita kehilangan revenue dari tiket yang harusnya bisa didapat jika bermain di SSA. Di sisi lain, ada cost tambahan yang harus kami keluarkan,” jelasnya.

Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menyebut Bali adalah opsi darurat yang paling realistis. Meski menyadari kekecewaan suporter, keputusan ini harus diambil demi kelancaran kompetisi.

“Saya sangat merasakan kekecewaan dari suporter, tim Persija, dan semua pihak. Apalagi tim PSIM baru pulang dari Lampung dan harus berangkat lagi,” ujar Wendy.

Manajemen kini berharap dukungan moral dari suporter agar PSIM tetap mampu mengamankan poin di sisa laga musim ini demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *