mainbola.co – Ambisi PSIM Jogja untuk segera bermarkas di Stadion Mandala Krida tampaknya harus tertunda. Proses renovasi stadion kebanggaan warga Jogja itu saat ini terganjal proses penyusunan Mutual Check Nol (MC-0) yang masih tertahan akibat kendala anggaran uji tanah.
Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY Arfi Hidananto menegaskan, uji tanah adalah syarat mutlak yang tidak bisa diabaikan sebelum tim ahli dari UGM merampungkan dokumen MC-0. Tanpa hasil uji kelayakan tanah tersebut, seluruh tahapan renovasi tidak dapat berjalan.
“Jadi untuk bikin MC-0 itu harus ada uji tanah,” ujar Arfi, Rabu (17/6/2026).
Arfi menjelaskan, kendala muncul karena anggaran untuk pelaksanaan uji tanah belum dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Pihak BPO DIY telah berupaya mengajukan permohonan anggaran tambahan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, namun hingga saat ini belum mendapatkan persetujuan.
Estimasi dari tim ahli UGM menyebutkan, proses uji tanah hingga penyerahan dokumen kelayakan membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Realisasi pengerjaan ini sepenuhnya bergantung pada kecepatan kucuran anggaran.
“Kalau bisa tahun ini enam bulannya terpenuhi, ya tahun ini (bisa selesai). Tapi kalau tidak bisa, ya berarti tidak tahun ini, gitu. Tergantung tadi, uji tanahnya disetujui dulu sama BPKA apa tidak,” jelas Arfi.
Meski terbentur regulasi anggaran, BPO DIY memastikan tetap berupaya melakukan koordinasi intensif dengan tim teknis UGM dan BPKA DIY.
“Kalau MC-0-nya kan anggarannya sudah ada, yang belum ada uji tanah itu,” pungkasnya.
















