Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Inggris

Havertz Hantui Chelsea! Arsenal Lolos ke Final Carabao Cup usai Duel Panas Derby London

72
×

Havertz Hantui Chelsea! Arsenal Lolos ke Final Carabao Cup usai Duel Panas Derby London

Sebarkan artikel ini
Kai Havertz
Kai Havertz merayakan gol telatnya ke gawang Chelsea. (Foto: Getty Images)

JOGJA – Arsenal memastikan diri sebagai finalis pertama Carabao Cup musim ini setelah menyingkirkan Chelsea dalam duel sengit derby London. Gol tunggal Kai Havertz ke gawang mantan klubnya memastikan kemenangan 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, sekaligus mengantar The Gunners unggul agregat 4-2.

Sebelumnya, Arsenal sudah mencuri kemenangan dramatis 3-2 di markas Chelsea, Stamford Bridge. Hasil tersebut membuat pasukan Mikel Arteta tampil lebih tenang pada leg kedua, meski tetap mendapat tekanan hingga menit akhir laga.

Gol penentu lahir di saat Chelsea tampil habis-habisan mengejar gol penyama kedudukan. Kai Havertz, yang masuk sebagai pemain pengganti, sukses memanfaatkan ruang kosong, menerima umpan matang dari Declan Rice, mengecoh kiper Robert Sanchez, lalu menceploskan bola ke gawang yang sudah tak terjaga.

Dengan hasil ini, Arsenal tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya antara Manchester City vs Newcastle United untuk mengetahui lawan mereka di final Carabao Cup di Wembley.


Cedera Jadi PR Besar Arteta

Masalah cedera kembali menghantui Arsenal. Bukayo Saka absen akibat cedera yang didapat sebelumnya, sementara Martin Odegaard juga tak masuk dalam daftar pemain. Kehilangan dua kreator utama membuat Arsenal kerap kesulitan membangun serangan dari lini tengah.

Arteta berharap kondisi keduanya segera pulih, mengingat jadwal padat di Premier League dan Piala FA sudah menanti.


Strategi Aneh Chelsea Hadapi Corner Arsenal

Chelsea tampil dengan pendekatan tak biasa saat menghadapi situasi bola mati Arsenal. Alih-alih bertahan penuh di kotak penalti, beberapa pemain Chelsea justru keluar area saat Arsenal mendapat sepak pojok.

Strategi ini memaksa Arsenal menahan pemain di luar kotak penalti demi mengantisipasi serangan balik. Hasilnya, ancaman Arsenal dari set-piece yang biasanya mematikan kali ini tak membuahkan gol.


Tak Spektakuler, yang Penting Lolos

Penampilan Arsenal memang jauh dari kata meyakinkan. Namun, hasil akhir jauh lebih penting. The Gunners mampu menjaga jarak aman dari kejaran Chelsea sepanjang 90 menit.

Meski laga ini kemungkinan besar akan cepat dilupakan, hasilnya bisa menjadi sangat berarti jika Arsenal mampu menutup musim dengan trofi Carabao Cup.


Drama Klaim Penalti Warnai Laga

Babak kedua diwarnai sejumlah klaim penalti dari kedua kubu. Chelsea sempat mengajukan protes handball, namun wasit menilai tidak ada pelanggaran.

Sementara itu, publik Emirates Stadium bergemuruh saat Gabriel Martinelli dijatuhkan oleh Trevoh Chalobah, namun wasit tetap bergeming dan menilai tekel tersebut sah.


Havertz, Mantan yang Jadi Pahlawan

Takdir seolah berpihak pada Kai Havertz. Mantan pemain Chelsea itu menjadi pembeda di laga krusial dan memastikan langkah Arsenal ke final.

Setelah sempat dibekap cedera dan menjalani periode sulit di Stamford Bridge, gol ini menjadi momen emosional sekaligus pembuktian kualitas Havertz bersama Arsenal.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *