mainbola.co – Meski sempat terpinggirkan akibat cedera di putaran pertama, kiper PSS Sleman Ega Rizky Pratama kini justru tampil menggila dan berhasil merebut kembali kepercayaan tim pelatih. Sebab hingga memasuki pekan ke-18, kiper senior ini menunjukkan konsistensi luar biasa.
Tercatat dalam tujuh laga terakhir Laskar Sembada, Ega Rizky selalu dipercaya tampil penuh selama 90 menit. Statistiknya pun cukup impresif, dari tujuh pertandingan tersebut, kiper berusia 33 tahun itu hanya kebobolan enam gol.
Kebangkitan Ega Rizky itu tentu menjadi sorotan, mengingat posisi penjaga gawang sebelumnya hampir dipastikan menjadi milik M. Fahri yang tampil solid di awal musim. Namun, momentum perubahan terjadi saat kiper asal Langsa, Aceh itu pulang ke kampung halaman karena ada bencana banjir badan.
Direktur Teknik PSS Sleman Pieter Huistra memberikan alasan mengapa sekarang Ega Rizky yang dipercaya untuk mengawal gawang PSS Sleman. Menurut pria asal Belanda itu, hilangnya nama M. Fahri dalam beberapa line-up terakhir bukan karena cedera, tapi ada beberapa catatan non-teknis yang menjadi penyebab utamanya.
“Kemarin dia (Fahri) sedikit terlambat bergabung karena ada musibah banjir di Aceh. Itu alasan,” ungkapnya, Selasa (3/2).
Keterlambatan M. Fahri inilah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Ega Rizky. Apalagi, menurut Huistra, penampilan apiknya saat laga uji coba melawan Garudayaksa FC menjadi titik balik kiper bernomor punggung 32 itu untuk meyakinkan tim pelatih agar bisa terus memasangnya.
“Ega menunjukkan performa bagus. Dia melakukan tugasnya dengan baik,” cetus Huistra.
Meski demikian, Huistra menyatakan tim pelatih tidak akan pilih kasih terhadap kiper lain. Sebab, baginya saat ini PSS berada dalam kondisi yang sangat menguntungkan di sektor pertahanan terakhir.
Pria berusia 59 tahun ini menyatakan Super Elja sangat beruntung karena punya tiga kiper bagus dan satu pemain bertalenta. “Jadi total ada empat kiper yang menarik,” tandasnya.(rizky wahyu/radar jogja)
















