SLEMAN – Ambisi PSS Sleman untuk mengudeta Barito Putera FC dari puncak klasemen sementara harus tertunda. Bermain di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu sore (18/1), Laskar Sembada ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Persela Lamongan dalam laga sengit penuh tensi tinggi.
Hasil ini membuat PSS Sleman tetap berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 34 poin. Super Elang Jawa gagal menggeser Barito Putera FC yang masih kokoh di puncak klasemen dengan 36 poin. Sementara itu, Persela Lamongan kini naik ke peringkat keenam dengan raihan 26 poin.
Jalannya Pertandingan PSS Sleman vs Persela Lamongan
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan cepat. Jual beli serangan terjadi sepanjang babak pertama, membuat laga berlangsung menarik di hadapan pendukung tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari skema serangan rapi, Junior Haqi mengirimkan umpan matang yang disambut tandukan keras Gustavo Tocantins. Bola bersarang di gawang Persela dan membawa PSS Sleman unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap terjaga. PSS Sleman mencoba menekan untuk mencetak gol kedua, namun Persela Lamongan tampil lebih disiplin dan efektif dalam bertahan.
Gol Telat Persela Gagalkan Kemenangan PSS
Petaka bagi tuan rumah datang di menit ke-84. Kemelut di depan gawang Ega Rizky berujung bola muntah yang jatuh di kaki Titan Agung. Striker bernomor punggung 11 itu dengan tenang menyambar bola dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, PSS Sleman terus berupaya menekan lewat Dominikus Dion dan rekan-rekannya. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan imbang 1-1.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai hasil imbang ini terjadi karena kurangnya konsentrasi tim di menit-menit akhir pertandingan.
“Sebelum 90 menit berakhir kami belum menang. Kehilangan fokus sangat berbahaya, terutama di menit akhir. Ini akan menjadi PR kami,” tegas pelatih yang akrab disapa Uwak.
Meski demikian, Ansyari tetap mengapresiasi performa anak asuhnya. Menurutnya, laga kontra Persela Lamongan merupakan pertandingan yang menarik dan berkualitas.
Sementara itu, kiper PSS Ega Rizky Pratama mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Namun ia berterima kasih kepada suporter yang terus memberikan dukungan penuh.
“Maaf kepada suporter atas hasil ini. Kami akan bekerja keras untuk laga berikutnya dan semoga bisa meraih kemenangan,” ujarnya.
Di kubu tamu, pelatih Persela Lamongan Bima Sakti bersyukur timnya mampu mencuri satu poin di kandang PSS Sleman.
“Target kami sebenarnya menang, tapi satu poin tetap penting. PSS punya materi dan performa yang bagus, namun berkat kerja keras kami bisa membawa pulang poin,” katanya.
Hal senada disampaikan pencetak gol Persela, Titan Agung, yang menilai hasil imbang ini sangat berarti bagi timnya.
“Alhamdulillah, satu poin ini penting untuk kami. Terima kasih juga untuk suporter yang datang mendukung ke Sleman,” tuturnya.
(wahyu rizky)
















