mainbola.co – Harapan Laskar Sultan Agung untuk kembali mentas di kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan harus pupus secara tragis. Bermain di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (7/2) sore, Persiba Bantul terpaksa menyerah dari PSGC Ciamis dalam laga perebutan juara ketiga Liga Nusantara 2025/2026.
Kekalahan ini sekaligus mengandaskan mimpi Akbar Selang dan kawan-kawan untuk kebugaran atmosfer kompetisi Championship musim 2026/2027 mendatang.
Jalannya Pertandingan: Drama di Sriwedari
Laga penentuan tiket promosi terakhir ini berjalan sangat ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim tampil terbuka dan saling jual beli serangan. Aksi saling balas gol pun terjadi di rumput bersejarah Sriwedari hingga skor imbang 2-2 bertahan sampai waktu normal berakhir.
Laga kemudian langsung dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak pada tim pujaan Paserbumi dan CNF ini. Persiba Bantul harus mengakui keunggulan PSGC Ciamis dengan skor penalti 4-2 .
PSGC Ciamis Segel Tiket Promosi Terakhir
Dengan hasil ini, PSGC Ciamis resmi mengamankan posisi ketiga sekaligus menyegel satu tiket sisa untuk naik kasta ke Liga 2 (Kejuaraan) musim depan. PSGC menyusul dua finalis lainnya, yakni Rans Nusantara FC dan Dejan FC , yang sudah lebih dulu memastikan diri promosi.
Penyesalan dan Evaluasi Pelatih Persiba
Usai laga, pelatih Persiba Bantul, Susanto , menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada suporter dan seluruh masyarakat Bantul. Ia mengakui kelelahan belum berhasil memberikan hasil maksimal di momen krusial.
“Belum rezeki kami. Mungkin ke depan kami harus banyak evaluasi lagi untuk meningkatkan kinerja pemain,” ungkap Susanto lesu usai pertandingan.
Meski terpukul, Susanto tetap optimis dengan masa depan Laskar Sultan Agung. Ia berharap tim dapat segera bangkit dan meraih target promosi di musim berikutnya.
Kapten Tim: “Mungkin Tahun Depan”
Senada dengan pelatih, kapten tim Persiba Bantul, Fachrizal Ahnaf Maulana , juga melontarkan permohonan maaf karena belum mampu membawa tim kebanggaan warga Bantul lolos musim ini.
“Mungkin tahun depan baru bisa (promosi),” janjinya singkat.
Kekalahan pukulan ini menjadi telak bagi Persiba, mengingat mereka hanya berpikir lagi menuju kasta kedua. Evaluasi total diharapkan menjadi agenda utama manajemen sebelum mengungkap musim baru.
















