Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Ini Profil 3 Pemain Belanda di Skuad PSIM Yogyakarta Dari Eks Ajax hingga Duet Baru Ramos Mingo, Siap Angkat Laskar Mataram!

11
×

Ini Profil 3 Pemain Belanda di Skuad PSIM Yogyakarta Dari Eks Ajax hingga Duet Baru Ramos Mingo, Siap Angkat Laskar Mataram!

Sebarkan artikel ini
Jop van der Avert

mainbola.co – Tren penggunaan pemain asal Belanda di kompetisi sepak bola Indonesia terus meningkat dalam beberapa musim terakhir. PSIM Yogyakarta menjadi salah satu klub yang aktif memanfaatkan pasar Negeri Kincir Angin untuk memperkuat skuad musim 2025/2026.

Hingga 28 Februari 2026, tercatat ada tiga pemain berkebangsaan Belanda yang memperkuat Laskar Mataram. Mereka adalah Jop van der Avert, Donny Warmerdam, dan Anton Fase. Ketiganya diharapkan mampu menjadi tulang punggung tim yang kini ditangani pelatih asal Belanda, Jean Paul van Gastel.

Berikut profil lengkapnya:


1. Jop van der Avert, Duet Baru Ramos Mingo di Jantung Pertahanan

Jop van der Avert didatangkan PSIM pada jendela transfer paruh musim 2025/2026. Bek tengah berusia 25 tahun itu langsung diproyeksikan menjadi tandem Ramos Mingo di lini belakang.

Sebelum merapat ke Yogyakarta, Van der Avert sudah merasakan atmosfer sepak bola Asia bersama Cheongju FC, klub asal Korea Selatan. Pengalamannya di Eropa juga cukup mentereng. Ia pernah memperkuat NAC Breda, Willem II, dan FC Dordrecht. Bahkan, ia sempat mencicipi kompetisi tertinggi Belanda, Eredivisie, saat membela Willem II.

Sejauh ini, Van der Avert telah tampil dalam dua pertandingan Super League Indonesia 2025/2026. Ia selalu dipercaya sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit. Kehadirannya memberi tambahan kekuatan sekaligus kedalaman skuad di sektor pertahanan PSIM.


2. Donny Warmerdam, Eks Ajax yang Sempat Absen karena Cedera Ankle

Nama Donny Warmerdam cukup dikenal di Belanda. Gelandang bertahan berusia 24 tahun itu merupakan produk akademi Ajax Amsterdam dan pernah memperkuat berbagai tim kelompok umur klub raksasa tersebut. Namun, ia belum sempat menembus skuad utama.

Pada musim panas 2023, Warmerdam bergabung dengan De Graafschap Doetinchem. Bersama klub tersebut, ia mencatatkan 82 penampilan dengan torehan 9 gol dan 7 assist—catatan yang impresif untuk seorang gelandang bertahan.

Pada Agustus 2025, Warmerdam memilih hijrah ke Indonesia dan bergabung dengan PSIM Yogyakarta. Selain berposisi utama sebagai gelandang bertahan, ia juga bisa dimainkan sebagai bek tengah maupun gelandang tengah.

Sayangnya, kiprahnya bersama PSIM sempat terganggu cedera ankle yang membuatnya absen cukup lama. Hingga kini, Warmerdam baru mencatatkan satu penampilan bersama Laskar Mataram. Ia melakoni debut saat menghadapi Bali United pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 yang berakhir dengan skor 3-3.


3. Anton Fase, Mesin Gol yang Terhenti Cedera Patah Kaki

Anton Fase direkrut PSIM pada Agustus 2025. Sebelum berseragam Laskar Mataram, pemain kelahiran Haarlem tersebut bermain di Singapura bersama Balestier Khalsa. Meski hanya setengah musim, Fase tampil produktif dengan mencetak 9 gol dan 4 assist dari 15 pertandingan.

Di PSIM, Fase diproyeksikan sebagai salah satu senjata utama di lini depan. Ia fleksibel dan mampu bermain di berbagai posisi penyerangan. Di bawah arahan Jean Paul van Gastel, Fase kerap ditempatkan di sektor sayap kiri.

Musim ini, ia telah mencatatkan 9 penampilan dengan kontribusi 2 gol dan 1 assist. Namun, performanya harus terhenti setelah mengalami cedera patah kaki yang cukup parah. Cedera tersebut memaksanya absen dalam banyak pertandingan, dan hingga kini belum ada kepastian kapan ia akan kembali merumput.


Sinergi Belanda di Tubuh Laskar Mataram

Kehadiran trio Belanda ini bukan keputusan tanpa perhitungan. Selain memperkuat kualitas tim, mereka juga dinilai cocok dengan filosofi permainan pelatih Jean Paul van Gastel yang sama-sama berasal dari Belanda.

Manajemen PSIM berharap kombinasi pemain dan pelatih asal Negeri Kincir Angin tersebut mampu membawa Laskar Mataram bersaing di papan atas Super League 2025/2026 dan terbang lebih tinggi di kompetisi nasional.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *