mainbola.co – Duel lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 antara PSBS Biak kontra PSIM Jogja dipastikan berlangsung di Stadion Maguwoharjo (MagIS), Jumat (27/2). Namun, bagi para pecinta bola, khususnya Laskar Mataram, harus bersabar karena laga ini tetap berstatus tanpa penonton.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Status tanpa penonton merupakan kesepakatan awal sejak tim berjuluk Badai Pasifik itu memilih Sleman sebagai homebase musim ini. Ketua Panpel PSBS Biak, Yuyud Pujiarto, menegaskan bahwa aturan tersebut sudah bersifat mengikat sejak permohonan izin penggunaan stadion.
“Jadi kami hanya bisa mengimbau karena status tersebut,” jelas Yuyud, Rabu (25/2). Ia juga menambahkan bahwa laga kandang PSBS di MagIS memang tidak dikomersialkan sepanjang musim.
“Jadi kami hanya bisa memohon agar tim away, siapapun timnya, bisa mengerti dan maklum atas keadaan PSBS Biak,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Brajamusti, Muslich Burhanudin, menyatakan telah mensosialisasikan kebijakan ini kepada seluruh anggota. Sosok yang akrab disapa Thole ini menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di Sleman, mengingat hubungan baik dengan BCS dan Slemania yang terus terjaga.
“Kami berharap panpel juga mengkomunikasikan hal ini, terutama saat hari H, terkait pengamanan dan teknis di lapangan,” cetusnya. Thole juga mengingatkan suporter agar tidak terprovokasi oleh isu di luar sepak bola, apalagi saat ini memasuki bulan Ramadan. “Harapan kami teman-teman tidak terprovokasi agenda di luar sepakbola yang justru bisa berimbas pada tim kami,” ujarnya.
















