Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

PSIM Jogja Dituntut Konsisten di Sisa Musim, Van Gastel: Tidak Ada Pertandingan Mudah di Indonesia

9
×

PSIM Jogja Dituntut Konsisten di Sisa Musim, Van Gastel: Tidak Ada Pertandingan Mudah di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSIM Jogja Van Gastel, memperhatikan pemain yang sedang pemanasan

mainbola.co – PSIM Jogja menghadapi tantangan berat menjelang akhir kompetisi BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram dituntut tampil konsisten setelah hasil kurang maksimal pada pekan ke-26.

Kekalahan 0-1 dari Dewa United pada Jumat (3/4/2026) membuat PSIM tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara. Tim kebanggaan warga Jogja itu kini mengoleksi 38 poin dari 26 pertandingan.

Dengan delapan laga tersisa, peluang memperbaiki posisi klasemen masih terbuka. Namun, persaingan ketat di papan tengah hingga papan atas membuat tekanan terhadap PSIM semakin besar.

Pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel, mengakui bahwa seluruh pertandingan sisa musim tidak akan berjalan mudah. Ia menegaskan bahwa kekuatan kompetisi di Indonesia sangat merata.

PSIM Jogja Dituntut Konsisten di Sisa Musim, Van Gastel: Tidak Ada Pertandingan Mudah di Indonesia

“Jika melihat klasemen, kita pasti akan mengatakan Persib Bandung, Persija Jakarta, atau Malut sebagai lawan terberat. Tapi seperti yang saya katakan, tidak ada pertandingan mudah di Indonesia,” ujar Van Gastel, Minggu (5/4/2026).

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, setiap tim memiliki potensi menyulitkan, tanpa memandang posisi di klasemen.

“Bisa juga menjadi pertandingan sulit seperti saat kami melawan Persijap atau Semen Padang. Jadi pertandingan ke depan akan terasa berat bagi kami,” lanjutnya.

Kondisi ini membuat PSIM harus segera bangkit dari hasil negatif. Konsistensi performa menjadi kunci utama jika ingin menutup musim dengan posisi lebih kompetitif.

Penalti Alex Martins Jadi Penentu, Van Gastel Sebut PSIM Jogja Tak Layak Kalah dari Dewa United

Selain memburu kemenangan, PSIM juga dituntut menjaga fokus di tengah tekanan kompetisi yang semakin ketat. Delapan pertandingan tersisa akan menjadi penentu akhir perjalanan Laskar Mataram musim ini.

“Saya tidak punya target poin untuk aman. Target kami jelas lolos dari zona degradasi dengan sebanyak mungkin poin yang bisa diraih,” tandasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *