mainbola.co – Laga pekan ke-22 Liga 1 mempertemukan PSIM Yogyakarta kontra Bali United pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 20.30 WIB di Stadion Sultan Agung. Duel ini krusial karena kedua tim sama-sama sedang dalam tren kurang stabil dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga posisi klasemen.
Analisis Performa Terkini
PSIM datang dengan modal hasil imbang 2-2 melawan Persik Kediri. Dalam lima laga terakhir, Laskar Mataram mengoleksi lima poin dari satu kemenangan, dua seri, dan dua kekalahan — statistik yang menunjukkan inkonsistensi performa.
Di sisi lain, Bali United justru dalam tekanan. Serdadu Tridatu baru saja kalah 0-1 dari Persija Jakarta setelah sebelumnya tumbang 1-3 dari Persebaya Surabaya. Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif tanpa kemenangan dalam empat laga.
Gelandang Kadek Agung Widnyana Putra mengakui performa tim belum maksimal dan meminta maaf kepada suporter. Ia menegaskan tim kini fokus penuh menatap laga tandang melawan PSIM.
Head to Head dan Faktor Psikologis
Secara statistik pertemuan, PSIM unggul atas Bali United, termasuk kemenangan 3-1 di putaran pertama. Catatan ini menjadi keuntungan mental bagi tuan rumah, sekaligus tekanan tambahan bagi tim tamu.
Namun, pelatih Johnny Jansen diyakini menyiapkan pendekatan taktik berbeda untuk memutus tren buruk. Bali United dikenal memiliki kedalaman skuad dan pengalaman di papan atas, faktor yang bisa menjadi pembeda jika mampu bangkit.
Kunci Taktik Pertandingan
PSIM
-
Memaksimalkan keunggulan kandang dan dukungan suporter
-
Transisi cepat dari lini tengah ke depan
-
Memanfaatkan kelemahan lini belakang lawan yang sedang menurun
Bali United
-
Stabilitas pertahanan setelah kebobolan di dua laga terakhir
-
Efektivitas finishing yang menurun
-
Manajemen tempo agar tidak terbawa ritme cepat tuan rumah
Prediksi Jalannya Laga
Pertandingan diprediksi berlangsung intens sejak awal. PSIM kemungkinan menekan lebih dulu demi memanfaatkan momentum kandang, sementara Bali United berpotensi bermain lebih disiplin dan menunggu peluang serangan balik.
Jika Bali United gagal memperbaiki lini pertahanan, PSIM berpeluang memperpanjang dominasi head to head. Namun jika strategi Jansen berjalan efektif, laga bisa berakhir ketat bahkan berpotensi imbang.
















