mainbola.co – Memasuki bulan suci Ramadan, intensitas latihan penggawa PSS Sleman dipastikan tidak akan kendor. Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa Junior Haqi dan kawan-kawan tetap akan melahap porsi latihan normal guna menjaga persaingan di papan atas.
Meskipun mayoritas pemain menjalankan ibadah puasa, tim pelatih memutuskan untuk tidak memberikan perlakuan istimewa atau penyesuaian program yang signifikan.
Fokus Strategi dan Taktikal
Ansyari Lubis, yang akrab disapa Uwak, menjelaskan bahwa ritme latihan harus tetap terjaga demi mengamankan performa tim di Putaran Ketiga Grup Timur Championship 2025/2026. Persaingan yang semakin ketat menjadi alasan utama porsi latihan tetap dipacu.
“Tidak ada (program khusus). Ya, artinya kami sesuaikan dengan jadwal kami bertanding saja,” tegas Ansyari, Selasa (17/2).
Penyesuaian Jadwal Latihan
Satu-satunya penyesuaian yang dilakukan hanyalah terkait waktu pelaksanaan di lapangan. Latihan digeser ke sore hari agar mendekati waktu berbuka puasa, sehingga kondisi fisik pemain tetap terkontrol.
-
Waktu Latihan: Dimulai pukul 16.00 WIB.
-
Menu Latihan: Dominasi pemantapan strategi dan taktikal.
-
Beban Latihan: Tetap rutin tanpa pengurangan signifikan.
Target Poin Krusial
Kebijakan tetap berlatih dengan intensitas tinggi ini diambil agar kondisi fisik pemain tetap berada di level tertinggi. PSS Sleman saat ini memang tengah memburu poin-poin krusial untuk mengamankan posisi di klasemen.
“Pasti nanti juga ada taktikal, ya seperti biasa. Sama saja saat latihan nanti,” tandas pelatih yang dikenal tegas dalam disiplin ini.
Dengan konsistensi latihan di bulan Ramadan, Laskar Sembada berharap bisa tampil maksimal di laga-laga mendatang dan terus bersaing di jalur juara.
















