Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Championship

Suporter PSS Sleman Murka, Strategi Pelatih Dinilai Monoton dan Tak Efektif di Championship 2025/2026

88
×

Suporter PSS Sleman Murka, Strategi Pelatih Dinilai Monoton dan Tak Efektif di Championship 2025/2026

Sebarkan artikel ini
Suporter PSS Sleman saat mendukung timnya di Maguwoharjo International Stadium
KREATIF: Suporter PSS Sleman saat mendukung timnya di Maguwoharjo International Stadium (MaglS). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

mainbola.co – Performa PSS Sleman sepanjang putaran kedua Championship 2025/2026 menuai kekecewaan mendalam dari para suporternya. Tim berjuluk Super Elja itu harus puas finis di posisi ketiga klasemen, gagal memanfaatkan peluang emas untuk merebut puncak klasemen.

Hasil tersebut membuat publik Sleman geram. Penampilan Gustavo Tocantins dan kolega dinilai belum menunjukkan konsistensi dan progres signifikan, terutama saat peluang menjadi capolista terbuka lebar pada laga krusial melawan Barito Putera.

Sejumlah suporter menilai strategi yang diterapkan tim pelatih di bawah arahan Ansyari Lubis terkesan monoton dan kurang efektif. Pola permainan yang sama terus diulang tanpa variasi, sehingga mudah terbaca lawan.

“Kesempatan memuncaki klasemen sebenarnya sangat terbuka. Tapi tidak bisa dimaksimalkan. Kami minta ada evaluasi menyeluruh,” ujar Bintang, suporter PSS asal Jalan Kaliurang, Minggu (1/2).

Bintang juga mempertanyakan keseriusan PSS Sleman dalam misi promosi ke Super League musim depan. Menurutnya, hingga pekan ke-18 belum terlihat kreativitas dalam skema permainan Laskar Sembada.

“Kalau seperti ini terus, jujur saja berat. PSS kurang konsisten,” cetusnya.

Nada serupa disampaikan Rahma Shella, suporter lainnya. Ia menilai penambahan pemain menjadi kebutuhan mendesak demi menyegarkan taktik dan meningkatkan daya saing tim pada putaran ketiga.

“Mumpung bursa transfer masih dibuka, harus ada tambahan pemain. Supaya ada perubahan dalam permainan,” tegas Rahma.

Tak hanya itu, Rahma berharap manajemen dan tim pelatih mau mendengar kritik serta masukan dari suporter. Dukungan penuh yang selalu diberikan di Stadion Maguwoharjo, menurutnya, seharusnya dibalas dengan performa yang lebih progresif.

“Kami selalu datang dan mendukung. Tapi kalau PSS stagnan seperti ini, wajar kalau suporter mempertanyakan komitmen manajemen,” tandasnya.

Suporter berharap PSS Sleman segera melakukan evaluasi total, baik dari sisi strategi, komposisi pemain, hingga arah kebijakan tim, agar target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia bisa benar-benar terwujud musim depan. (rizky wahyu/radar jogja)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *