JOGJA – Bek andalan PSIM Jogja Yusaku Yamadera masih harus menepi akibat masalah pada Achilles tendon kaki kirinya.
Cedera itu membuat pemain asal Jepang ini absen dalam beberapa pertandingan terakhir Laskar Mataram di ajang BRI Super League 2025/2026.
Dari total 17 pertandingan yang telah dijalani PSIM musim ini, Yusaku tercatat melewatkan empat laga beruntun.
Padahal sebelumnya, dalam 13 pertandingan awal kompetisi ia selalu menjadi pilihan utama Pelatih Jean Paul van Gastel dan tampil konsisten di lini belakang.
Yusaku mengungkapkan, proses pemulihan cederanya kini menunjukkan perkembangan positif. Salah satu tahapan yang telah dijalaninya adalah tindakan medis berupa suntikan injeksi untuk mempercepat pemulihan.
Untuk diketahui, suntik injeksi merupakan metode pemberian obat atau zat tertentu ke dalam tubuh melalui jarum suntik, sehingga langsung masuk ke jaringan atau aliran darah.
Metode ini kerap dipilih karena efeknya dinilai lebih cepat dan efektif dibandingkan obat oral, terutama pada kondisi cedera tertentu.
“Saya baru suntik injeksi minggu lalu. Dari dokter meminta saya untuk tidak latihan selama kurang lebih satu minggu setalah suntik itu. Minggu ini saya mulai latihan lagi,” kata Yusaku, Senin (12/1/2026).
Secara pribadi, Yusaku mengakui ambisinya untuk segera kembali merumput bersama PSIM sangat besar. Ia bahkan berharap bisa tampil pada laga perdana putaran kedua kompetisi mendatang.
“Menghadapi Persebaya Surabaya 25 Januari nanti semoga saya bisa bermain. Kondisi saya semakin membaik,” tuturnya.
Terkait kondisi cederanya saat ini, Yusaku menjelaskan rasa nyeri pada Achilles tendon masih dirasakan, meski intensitasnya tidak konstan.
Ia juga menyebutkan rangkaian perawatan belum sepenuhnya selesai dan masih akan ada tindakan lanjutan. “Masih akan ada suntik injeksi lagi, kemungkinan itu akan dilakukan bulan Maret mendatang,” bebernya.
Meski sempat tidak mengikuti latihan penuh di lapangan dan menjalani sesi terpisah dari skuad utama PSIM, Yusaku menegaskan komitmennya tetap tinggi untuk menjaga kebugaran dan performa fisik. Ia terus menjalani program latihan yang telah disusun tim pelatih.
“Saya tetap berlatih di gym, dan melakukan berbagai program latihan kardio dari tim pelatih fisik,” tuturnya.
Kehadiran kembali Yusaku Yamadera diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan PSIM, terutama memasuki fase krusial putaran kedua BRI Super League 2025/2026, di mana konsistensi performa menjadi kunci dalam menjaga posisi di papan atas klasemen. (fahmi fahriza)
















