Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaSuper League

Resmi Perpanjang Kontrak di PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel Usung Misi Tembus Papan Atas Musim Depan

7
×

Resmi Perpanjang Kontrak di PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel Usung Misi Tembus Papan Atas Musim Depan

Sebarkan artikel ini
PSIM Jogja resmi perpanjang kontrak pelatih Jean-Paul van Gastel dengan durasi satu musim. (PSIM)

mainbola.co  – Manajemen PSIM Jogja resmi memperpanjang masa bakti juru taktik asal Belanda, Jean-Paul van Gastel. Kepastian penandatanganan kontrak baru yang berlangsung pada Sabtu (23/5) ini memicu optimisme baru bagi Laskar Mataram untuk menatap kompetisi musim depan.

Van Gastel menegaskan ambisinya untuk membawa PSIM Jogja bersaing di papan atas klasemen. Langkah ini diambil setelah mengevaluasi performa tim sepanjang musim lalu yang penuh dengan dinamika.

Sebagai tim promosi di BRI Super League 2025/26, Laskar Mataram sebenarnya sempat mengejutkan publik. Mereka tampil dominan di awal musim hingga dijuluki sebagai tim kuda hitam dalam perebutan gelar juara. Namun, performa klub kebanggaan Brajamusti dan Maident ini merosot signifikan di putaran kedua. PSIM akhirnya menyudahi kompetisi di peringkat ke-11 dengan raihan 45 poin dari hasil 11 kemenangan, 12 kali imbang, dan 11 kekalahan.

Meskipun demikian, target utama manajemen untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia berhasil diamankan. Hal inilah yang menjadi modal penting bagi Van Gastel untuk meracik strategi yang lebih matang.

“Target awal kami adalah terhindar dari jurang degradasi. Hasil tersebut menjadi pijakan awal bagus. Musim depan, saya ingin tim tampil lebih kompetitif. Kami akan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen,” kata Jean-Paul van Gastel, dilansir dari laman resmi klub.

Mantan pelatih Feyenoord tersebut mengaku sangat bersyukur bisa kembali dipercaya menakhodai Laskar Mataram selama satu musim ke depan. Baginya, atmosfer sepak bola di Kota Gudeg serta keharmonisan antara manajemen dan suporter menjadi alasan kuat dirinya bertahan.

“Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Saya juga menyukai kehidupan saya di luar sepak bola. Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” tambahnya.

Menghadapi musim baru, pelatih berusia 54 tahun itu juga berharap sanksi atau pembatasan penonton bisa berkurang, sehingga tribune stadion kembali dipenuhi suporter. Kehadiran pemain ke-12 dinilai krusial untuk mendongkrak motivasi penggawa Laskar Mataram di lapangan.

“Saya menikmati pengalaman musim ini, sehingga saya memiliki kebahagiaan dan energi sama seperti musim lalu. Jadi, saya sangat penuh harapan,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *