Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

PSIM Jogja vs Persebaya: Jean Paul van Gastel Waspadai “Wajah Baru” Bajul Ijo di Tangan Bernardo Tavares

197
×

PSIM Jogja vs Persebaya: Jean Paul van Gastel Waspadai “Wajah Baru” Bajul Ijo di Tangan Bernardo Tavares

Sebarkan artikel ini
Pemain PSIM Jogja
Pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan (Dokumen PSIM Jogja)

JOGJA – Menatap putaran kedua Super League 2025/2026, PSIM Jogja bersiap menjamu Persebaya Surabaya pada Minggu (25/1) mendatang. Meski mengantongi modal kemenangan di putaran pertama, Laskar Mataram memilih untuk tetap membumi dan waspada penuh.

Transformasi Persebaya: Pelatih Baru, Energi Baru

Pelatih PSIM Jogja, Jean Paul van Gastel, menegaskan bahwa Persebaya yang akan mereka hadapi kali ini bukanlah tim yang sama dengan yang mereka kalahkan 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) lalu.

Kehadiran Bernardo Tavares—pelatih bertangan dingin yang pernah membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1—di kursi kepelatihan Bajul Ijo menjadi faktor kunci perubahan tersebut.

“Pelatih mereka baru saja masuk dan sudah memberikan dampak instan dengan kemenangan melawan Malut United. Ini hasil yang sangat bagus dan menjadi sinyal kuat bagi kami,” ujar Van Gastel kepada media, Jumat (23/1).

Mengapa Persebaya Sulit Diprediksi?

Menurut Van Gastel, ada dua alasan utama mengapa PSIM tidak boleh terlalu percaya diri berdasarkan rekam jejak masa lalu:

  1. Perubahan Komposisi Pemain: Persebaya mendatangkan sejumlah amunisi baru di bursa transfer putaran kedua untuk memperkuat lini yang dianggap lemah.

  2. Skema Taktik Berbeda: Kehadiran Bernardo Tavares membawa filosofi permainan baru yang belum sepenuhnya terbaca oleh tim lawan.

  3. Momentum Kemenangan: Kemenangan Persebaya di laga terakhir meningkatkan mentalitas pemain mereka sebelum bertandang ke Jogja.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda. Sulit memprediksi bagaimana mereka akan tampil dengan komposisi pemain dan pelatih baru,” tambah pelatih asal Belanda tersebut.

Fokus dan Ketajaman: Kunci Mengamankan Poin

Menyadari reputasi Bernardo Tavares yang kerap tampil disiplin dan taktis, Van Gastel meminta anak asuhnya untuk menjaga konsentrasi selama 90 menit penuh. Baginya, rekam jejak Tavares yang pernah menjadi juara liga adalah bukti kualitas yang tidak bisa dianggap remeh.

“Kami harus sangat tajam dan benar-benar fokus. Jika ingin mengamankan hasil positif, tidak ada ruang untuk kesalahan sekecil apa pun,” tegasnya menutup sesi wawancara.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *