mainbola.co – PSIM Jogja masih belum mampu mengakhiri tren negatif setelah kembali gagal meraih kemenangan pada Derby Mataram kontra Persis Solo di pekan 20 BRI Super League 2025/2026. Hasil imbang itu memperpanjang catatan Laskar Mataram menjadi tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan.
Di awal putaran kedua ini, PSIM tercatat sudah memainkan total tiga pertandingan. Dua di antaranya kalah yakni melawan Persebaya Surabaya dan Borneo FC. Dan satu kali seri 0-0 dengan Persis Solo.
Meski demikian, Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel meminta publik untuk tidak hanya menyoroti hasil akhir dari timnya, melainkan juga proses dan perkembangan tim secara keseluruhan.
“Faktanya kami memang tidak menang di tiga laga terakhir. Tapi saya pikir kalian harus melihat lebih jauh, lihat bagaimana proses klub ini berjalan dan apa yang ditampilkan tim saya di lapangan,” ujar Van Gastel, Minggu (8/2).
Pelatih asal Belanda itu menegaskan, performa anak asuhnya sejauh ini sudah melampaui ekspektasi banyak pihak. Terutama mengingat status PSIM sebagai tim promosi dengan keterbatasan finansial.
“Kami tim promosi dengan anggaran kecil. Beda dengan tim-tim yang kami hadapi, mereka punya budget beberapa kali lipat dari kami,” ulasnya.
Di satu sisi, PSIM sendiri di bursa transfer paruh musim ini juga tidak terlalu agresif. Di mana mereka hanya mendatangkan satu pemain baru, yakni Jop van der Avert yang berposisi sebagai bek tengah. “Kami tidak banyak melakukan transfer di jendela ini. Tapi lihat bagaimana tim bermain, menurut saya luar biasa,” ungkapnya.
Lebih lanjut Van Gastel juga menyoroti perkembangan internal klub yang dinilainya terus menunjukkan arah positif, baik dari sisi organisasi maupun struktur tim, meskipun belum sepenuhnya tercermin dalam hasil pertandingan.
PSIM kini mengoleksi 31 poin dan masih berupaya menjaga konsistensi performa di tengah jadwal padat serta persaingan ketat liga. Van Gastel pun berharap kerja keras timnya segera terbayar, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
“Saya mengapresiasi para pemain saya. Mereka bekerja keras, jadi saya sama sekali tidak menyalahkan mereka,” paparnya.
















