mainbola.co – Laskar Mataram sukses membawa pulang satu poin. Setelah menahan imbang tuan rumah Persik Kediri dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (13/2).
Pertandingan ini hampir saja menjadi panggung deja vu aksi heroik musim 2018 silam saat PSIM membungkam Gresik United 3-2 di lokasi yang sama. Sayangnya, peluang emas Fahreza Sudin di menit ke-90+4 lewat sundulan kepala masih menyamping tipis di sisi gawang. Andai bola itu masuk, PSIM dipastikan pulang dengan poin penuh.
Jalannya Pertandingan: Jual Beli Serangan
Sejak peluit pertama dibunyikan tuan rumah Persik Kediri langsung mendominasi penguasaan bola. Tekanan tim berjuluk Macan Putih ini berbuah manis pada menit ke-30. Jon Toral memecah kebuntuan melalui sepakan kaki kiri yang gagal dihalau kiper PSIM. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Akan tetapi, mentalitas Laskar Mataram patut diacungi jempol. Hanya berselang enam menit, skema serangan balik cepat menghasilkan hasil. Berawal dari tendangan akurat Cahya Supriadi , bola langsung dikuasai Ezequiel Vidal . Dengan sekali kontrol, Vidal melepaskan tembakan keras kaki kiri yang merobek jala Persik. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Drama Penalti dan Ezequiel Vidal
Tensi pertandingan semakin memanas saat memasuki paruh kedua. Persik Kediri kembali memimpin pada menit ke-56 setelah mendapatkan hadiah penalti. Ezra Walian yang maju sebagai eksekutor melaju dengan sempurna, mengubah skor menjadi 2-1.
Ketertinggalan tersebut kembali direspons cepat oleh Laskar Mataram dengan daya juang tinggi. Menit ke-62, Ezequiel Vidal mencatatkan namanya kembali di papan skor. Kali ini melalui sundulan maut memanfaatkan umpan silang diukur dari Raka Cahyana .
Momen Dramatis di Menit Akhir
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama berupaya mencuri gol kemenangan. Persik beberapa kali mengancam lewat bola mati, sementara PSIM tampil lebih solid dalam bertahan serta sesekali melancarkan serangan balik.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-2 tetap bertahan. Hasil ini menjadi modal berharga bagi PSIM Jogja untuk terus bersaing di papan atas klasemen BRI Super League.
















