Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

PSIM Jogja Waspadai Kebangkitan PSBS Biak di MagIS, Laga Tandang Rasa Kandang Jadi Ujian Mental

18
×

PSIM Jogja Waspadai Kebangkitan PSBS Biak di MagIS, Laga Tandang Rasa Kandang Jadi Ujian Mental

Sebarkan artikel ini

mainbola.co — Duel pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 akan mempertemukan PSIM Jogja melawan PSBS Biak pada Jumat (27/2/2026) pukul 20.30 WIB. Pertandingan digelar di Stadion Maguwoharjo International Stadium yang musim ini menjadi markas PSBS, menghadirkan nuansa unik bagi tim tamu yang tetap merasakan atmosfer seperti bermain di kandang sendiri.

Momentum Bangkit Laskar Mataram

Tim asuhan Jean Paul van Gastel datang dengan catatan kurang memuaskan di putaran kedua. Dalam lima pertandingan terakhir, PSIM belum meraih kemenangan dengan rincian dua kekalahan dan tiga hasil imbang. Situasi ini membuat laga melawan PSBS menjadi momen krusial untuk kembali ke jalur positif.

Van Gastel mengakui jadwal padat membuat persiapan tim sangat terbatas.

“Para pemain hanya punya satu hari untuk pemulihan. Kerangka waktunya sangat pendek, dan setelah pertandingan besok jaraknya juga dekat dengan laga berikutnya. Ini akan menjadi momen yang sulit bagi kami,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan pertama kedua tim di Stadion Sultan Agung berakhir imbang 2-2. Kini situasinya berbeda karena PSBS tampil dengan pelatih baru yang dinilai memberi energi tambahan bagi tim.

“Ketika ada pelatih baru, selalu ada energi baru. Para pemain merasa seperti memiliki kesempatan baru. Gaya bermain mereka tidak banyak berubah, tetapi mereka sedang berjuang menjauh dari zona degradasi. Jadi setiap pertandingan sangat penting bagi mereka,” jelasnya.

Kesiapan Pemain Meski Persiapan Singkat

Bek PSIM Yusaku Yamadera memastikan timnya tetap siap menghadapi pertandingan meski waktu latihan terbatas.

“Kami memang tidak punya banyak waktu untuk persiapan, tetapi kami sudah melakukan beberapa pertemuan. Kami tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang harus diperbaiki. Kami siap untuk pertandingan besok,” kata Yusaku.

PSBS Dalam Tekanan Zona Bawah

Di kubu tuan rumah, pelatih Marian Mihail menilai pertandingan ini sangat penting karena timnya masih berada di papan bawah klasemen.

“Untuk pertandingan ini, ada dua tim dengan situasi berbeda. Lawan kami mungkin lebih tenang karena tidak berada dalam bayang-bayang degradasi, sementara kami dalam situasi sulit dan harus melakukan yang terbaik untuk bertahan,” ujar Mihail.

Ia menegaskan sepak bola selalu penuh kejutan dan hasil pertandingan sulit diprediksi.

“Sepak bola tidak bisa ditebak. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok di lapangan. Tapi kami sudah menganalisis lawan dengan baik, termasuk pertandingan terakhir mereka dan pertemuan pertama melawan kami,” ungkapnya.

Mihail juga menilai PSIM sebagai lawan yang kuat secara taktik.

“Mereka tim yang teknis dengan permainan yang sangat terorganisasi. Karena itu kami harus bermain dengan intensitas, ambisi, dan kepercayaan diri untuk mendapatkan hasil yang baik,” tegasnya.

Bek PSBS Nurhidayat Haji Haris menambahkan bahwa timnya siap menjalankan instruksi pelatih demi meraih kemenangan.

“Pelatih sudah memberikan taktik untuk pertandingan besok. Semoga apa yang diberikan saat latihan bisa berjalan lancar dan kami bisa mendapatkan hasil yang diinginkan, yaitu tiga poin,” ucap Nurhidayat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *