Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Aksi Heroik Cahya Supriadi Selamatkan PSIM Jogja dari Kekalahan, Tahan Persija Jakarta 1-1 di Bali

3
×

Aksi Heroik Cahya Supriadi Selamatkan PSIM Jogja dari Kekalahan, Tahan Persija Jakarta 1-1 di Bali

Sebarkan artikel ini
Aksi kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi saat menggagalkan tendangan penalti pemain Persija Jakarta

mainbola.co  – PSIM Jogja harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Laga berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4).

Bermain di venue netral tanpa kehadiran suporter, kedua tim tetap tampil agresif sejak menit awal. PSIM langsung mengambil inisiatif serangan dan sukses membuka keunggulan cepat.

Pada menit ke-5, Ezequiel Vidal mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Savio Sheva. Gol cepat tersebut membawa PSIM unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri tim.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Persija Jakarta merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-19, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran Donny Warmerdam di kotak penalti.

Allano Lima yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Pertandingan semakin terbuka. Persija bahkan mendapat peluang emas untuk berbalik unggul pada menit ke-40 melalui penalti kedua. Namun, momen krusial itu menjadi panggung aksi heroik kiper PSIM, Cahya Supriadi.

Dengan refleks cepat, Cahya berhasil menepis tendangan penalti Maxwell dan menjaga skor tetap imbang. Penyelamatan tersebut menjadi titik balik yang menjaga peluang PSIM dalam pertandingan.

Memasuki babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Kedua tim bermain lebih hati-hati dalam membangun serangan. Persija lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara PSIM mengandalkan serangan balik cepat.

Sejumlah peluang tercipta di sisa pertandingan, namun lemahnya penyelesaian akhir membuat tidak ada tambahan gol tercipta. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.

Hasil ini mencerminkan kekuatan kedua tim yang relatif seimbang. Bagi PSIM Jogja, tambahan satu poin masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama dalam hal efektivitas lini depan.

Sementara itu, Persija Jakarta kembali menunjukkan konsistensinya sebagai tim yang sulit dikalahkan, meski bermain di kondisi yang tidak ideal.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *