Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaInternasional

Iran Siap Gelar Pembicaraan Krusial dengan FIFA, Deadline Ditetapkan Usai Sikap Donald Trump Berubah Soal Piala Dunia

23
×

Iran Siap Gelar Pembicaraan Krusial dengan FIFA, Deadline Ditetapkan Usai Sikap Donald Trump Berubah Soal Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Donald Trump kini senang menjadi tuan rumah bagi Iran di Piala Dunia (Gambar: Jia Haocheng/Getty Images)

mainbola.co  – Iran memastikan tetap bersiap tampil di ajang Piala Dunia FIFA 2026, meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih memanas. Kepastian ini menguat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melunak dan memberi lampu hijau bagi keikutsertaan Iran.

Federasi Sepak Bola Iran akan mengirim delegasi resmi ke markas FIFA di Swiss dalam waktu dekat. Agenda utama adalah membahas berbagai kendala teknis dan keamanan terkait partisipasi Iran di turnamen yang sebagian besar digelar di Amerika Serikat.

Iran dijadwalkan menjalani seluruh laga fase grup di Amerika Serikat pada Juni mendatang. Mereka tergabung di Grup G dan akan menghadapi Selandia Baru dalam laga perdana di Los Angeles.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan masih banyak hal yang perlu dibahas.

“Kami memiliki banyak isu yang harus didiskusikan,” ujar Taj kepada media Iran.


Delegasi Iran Dibatasi, FIFA Ambil Inisiatif

Situasi semakin rumit setelah Taj tidak dapat menghadiri Kongres FIFA di Kanada. Ia ditolak masuk karena keterkaitannya dengan Garda Revolusi Iran.

Akibatnya, Iran menjadi satu-satunya negara yang tidak memiliki perwakilan dalam pertemuan penting di Vancouver. Menyikapi hal tersebut, FIFA langsung menghubungi federasi Iran untuk menjadwalkan pembicaraan lanjutan di Swiss.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menetapkan batas waktu hingga 20 Mei bagi Iran untuk mengirim delegasi.

“Posisi kami adalah segera mengadakan pertemuan dengan FIFA,” tegas Taj.


Basis Tim di AS dan Jadwal Pertandingan

Selama berada di Amerika Serikat, Iran berencana menjadikan Tucson, Arizona sebagai markas tim. Mereka akan menjalani dua pertandingan di Los Angeles dan satu laga lainnya di Seattle.

Awalnya, kehadiran Iran sempat dipertanyakan oleh Trump karena alasan keamanan. Namun, sikap tersebut berubah setelah diskusi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Anda tahu apa? Biarkan mereka bermain,” kata Trump.
“Gianni itu luar biasa, dia teman saya. Saya bilang, lakukan apa yang Anda inginkan.”

Trump bahkan menambahkan dengan nada santai:

“Mereka mungkin punya tim yang bagus. Apakah mereka punya tim bagus? Anda tahu?”


FIFA Tegaskan Komitmen Persatuan

Dalam Kongres FIFA, Infantino menegaskan bahwa Iran tetap menjadi bagian dari turnamen.

“Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026, dan tentu saja mereka akan bermain di Amerika Serikat,” ujar Infantino.
“Alasannya sangat sederhana, kita harus bersatu dan menyatukan orang-orang. Itu adalah tanggung jawab saya.”


Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi

Meski gencatan senjata telah berlaku sejak awal April, hubungan antara Amerika Serikat dan Iran masih tegang. Salah satu isu utama adalah blokade di Selat Hormuz yang belum terselesaikan.

Trump mengakui situasi belum sepenuhnya kondusif.

“Kami baru saja melakukan pembicaraan dengan Iran. Kita lihat saja nanti. Namun, saya bisa katakan saya tidak senang,” ujarnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *