mainbola.co – Mantan manajer Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya membuka suara mengenai persaingan sengitnya dengan mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Guardiola secara terbuka mengakui bahwa menghadapi tim besutan pelatih asal Jerman itu merupakan sebuah “mimpi buruk”.
Pengakuan ini disampaikan Guardiola setelah ia resmi menanggalkan jabatannya di Manchester City, mengakhiri era keemasan dengan koleksi 20 trofi. Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama musisi Oasis, Noel Gallagher, di situs resmi klub, Guardiola menyoroti betapa sulitnya meladeni permainan The Reds.
“Tetapi Liverpool adalah mimpi buruk. Setiap kali, itu adalah mimpi buruk,” kata Guardiola.
Ia menegaskan, meski City seringkali unggul dalam perolehan trofi, Liverpool tetap menjadi lawan yang paling menguras energi. Guardiola bahkan menyoroti atmosfer Stadion Anfield yang unik dan sulit ditaklukkan.
“Anfield memiliki sejarah yang tidak dimiliki stadion lain. Hanya sedikit tim yang bisa menang di Anfield. Ini adalah tempat yang sangat sulit bagi saya karena cara mereka bermain, bukan hanya karena stadionnya,” tambahnya.
Meski menjadi rival abadi, Guardiola menaruh rasa hormat yang mendalam kepada Klopp. Ia bahkan berencana menjalin hubungan pertemanan di luar lapangan pasca keduanya tidak lagi aktif melatih.
“Hubungan itu adalah salah satu hal yang paling saya banggakan, menurut saya. Mereka benar-benar sangat bagus, pertama-tama. Tetapi pada saat mereka menghadapi kami, mereka tahu bahwa itu adalah pertandingan yang menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan yang terbaik di Anfield,” pungkasnya.














