mainbola.co – Pemain sayap PSIM Jogja, Andy Irfan, mengaku semakin nyaman melanjutkan karier sepak bolanya di Yogyakarta. Rasa beta tersebut menjadi salah satu faktor utama di balik keputusannya untuk tetap bertahan bersama Laskar Mataram.
Pemain asal Makassar itu menilai kenyamanan yang ia rasakan tidak hanya membantu proses adaptasi, tetapi juga berdampak positif terhadap performanya dalam waktu.
Andy Irfan sebenarnya bukanlah sosok yang benar-benar baru dalam suasana Jogja. Ia sudah lebih dulu mengenal kehidupan di kota ini sejak 2023 saat masih memperkuat RANS FC. Pengalaman tersebut membuatnya tidak mengalami kesulitan berarti, baik dalam beradaptasi dengan lingkungan maupun memahami budaya sepak bola setempat.
“Alhamdulillah saya memang dari tahun 2023 pas main di RANS sudah stay di Jogja. Jadi Jogja memang istimewa, saya suka di sini,” ujarnya, Senin (13/4).
Faktor… Jadi Kunci
Bagi pemain yang merantau jauh dari kampung halaman, faktor kenyamanan di luar lapangan menjadi aspek penting. Hal ini juga dirasakan oleh Andy Irfan yang menganggap Jogja sebagai tempat yang mendukung kariernya.
Selain suasana kota yang kondusif, keberadaan komunitas perantau asal Sulawesi juga membuatnya terasa lebih dekat dengan rumah.
“Saya tentu pilih Jogja karena kotanya bagus juga. Selain itu banyak orang Sulawesi juga di sini. Terasa seperti rumah kedua saya,” lanjutnya.
Kontrak Dua Musim Bersama PSIM
Kenyamanan tersebut semakin memperkuat komitmennya untuk bertahan di PSIM. Di tengah tuntutan persaingan yang ketat, stabilitas menjadi faktor penting bagi pemain untuk berkembang.
Andy Irfan memastikan dirinya masih akan menjadi bagian dari PSIM untuk jangka waktu yang cukup panjang.
Kalau saya kontrak itu dua musim di sini, jadi musim depan insya Allah masih akan di PSIM, tegasnya.
Siap Meningkatkan Kontribusi
Dengan situasi yang semakin kondusif, pemain kelahiran 25 Mei 2001 itu berkontribusi meningkatkan kontribusinya bagi tim. Ia berharap mendapat lebih banyak kesempatan bermain sekaligus memberikan dampak yang lebih besar di lapangan.
Hal ini sejalan dengan ambisi PSIM untuk terus bersaing dan meningkatkan posisi di klasemen kompetisi musim mendatang.
“Target pribadi aku semoga lebih banyak bermain lagi, lebih bermanfaat lagi buat tim, dan membawa tim ke level yang di atas,” tambah Irfan.

















Respon (1)