mainbola.co – PSIM Jogja dikabarkan tengah memburu tambahan amunisi di sektor depan untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Nama penyerang asal Brasil, Matheus Fornazari, disebut masuk dalam radar bidikan Laskar Mataram.
Striker berusia 30 tahun itu saat ini masih memperkuat klub Thai League, BG Pathum United. Namun, upaya PSIM untuk mendatangkan Matheus dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Pasalnya, selain PSIM, tiga kontestan Super League lainnya juga dikabarkan tertarik menggunakan jasa pemain bertinggi 2,03 meter tersebut. Ketiga klub itu adalah Bali United, Borneo FC, dan Madura United.
Matheus Fornazari lahir pada 7 Oktober 1995. Pemain asal Brasil tersebut berposisi sebagai penyerang tengah dan dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara berkat posturnya yang menjulang.
Bersama BG Pathum United, Matheus tampil cukup produktif. Dia mampu mencetak 10 gol dari total 24 pertandingan yang dijalaninya pada musim lalu.
Sebelum diminati sejumlah klub Super League, juara Super League 2025/2026 Persib Bandung juga sempat dikaitkan dengan Matheus. Namun, hingga saat ini Pangeran Biru belum mengajukan tawaran resmi.
Dengan tinggi badan mencapai 2,03 meter, Matheus dinilai cocok untuk memperkuat lini serang PSIM. Kehadirannya berpotensi menambah variasi serangan tim asuhan Jean-Paul van Gastel.
Meski demikian, PSIM saat ini sudah memiliki penyerang utama, Nermin Haljeta, yang juga memiliki postur tinggi dan bermain di posisi serupa.
Jika transfer tersebut terealisasi, persaingan di lini depan Laskar Mataram dipastikan semakin ketat. Matheus dan Nermin Haljeta akan bersaing memperebutkan tempat utama di sektor penyerangan.
Menarik untuk ditunggu apakah Jean-Paul van Gastel akan memilih salah satu di antara keduanya atau justru meracik strategi dengan memainkan kedua striker jangkung tersebut secara bersamaan.
















