mainbola.co– Pergerakan skuad PSIM Jogja di putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026 kembali memanas. Laskar Mataram secara resmi melepas penyerang sayap mereka, Kasim Botan, ke sesama klub kontestan kasta tertinggi, Semen Padang FC.
Keputusan ini menambah deretan evaluasi besar-besaran yang dilakukan manajemen dan tim pelatih di bawah komando Jean Paul van Gastel. Dengan hengkangnya pemain kelahiran 14 April 1997 tersebut, kini skuad PSIM Jogja hanya menyisakan 25 pemain dari yang sebelumnya berjumlah 26 orang.
Konfirmasi Langsung Jean Paul van Gastel
Kabar kepindahan Kasim Botan terkonfirmasi langsung saat sesi latihan rutin PSIM di Stadion Mandala Krida, Kamis (29/1). Sosok pemain lincah tersebut sudah tidak tampak dalam barisan pemain Laskar Mataram.
“Kasim sudah tidak ada di sini, dia keluar dari klub,” ujar pelatih asal Belanda, Jean Paul van Gastel, kepada awak media.
Van Gastel menjelaskan bahwa status perpindahan Kasim Botan ke tim berjuluk Kabau Sirah adalah permanen. “Dia keluar ke tim Semen Padang FC,” imbuhnya singkat.
Statistik Kasim Botan di PSIM Jogja
Keputusan manajemen melepas pemain berusia 28 tahun ini disinyalir kuat karena minimnya kontribusi di lapangan hijau sepanjang musim ini. Berdasarkan data statistik:
-
Total Penampilan: 1 Pertandingan (Lawan Persita Tangerang, Oktober).
-
Menit Bermain: 8 Menit.
-
Status Skuad: Lebih sering berada di bangku cadangan atau tidak masuk Daftar Susunan Pemain (DSP).
Dari 18 laga yang sudah dilakoni PSIM Jogja musim ini, Kasim kesulitan menembus tim utama yang didominasi oleh persaingan ketat di sektor sayap.
Maksimalkan Skuad yang Tersisa
Meski kedalaman skuad kian menipis, Jean Paul van Gastel mengaku tidak risau. Mantan pelatih Feyenoord ini menegaskan komitmennya untuk memoles pemain yang ada, terutama para pemain pelapis yang selama ini jarang mendapat jam terbang.
“Saya butuh dan akan memanfaatkan semua pemain yang masih ada di skuad. Termasuk pemain pengganti yang mungkin belum banyak bermain,” tegas Van Gastel.
Langkah ini menjadi sinyal bagi para pemain muda dan pelapis PSIM Jogja untuk membuktikan kualitas mereka di sisa putaran kedua BRI Super League demi menjaga posisi Laskar Mataram di papan klasemen. (iza/laz)
















