mainbola.co –Masa libur kompetisi bukan berarti para pemain PSIM Jogja bisa sepenuhnya lepas dari aktivitas sepak bola. Pelatih kepala Jean-Paul van Gastel tetap memberikan pekerjaan rumah kepada skuad Laskar Mataram meski kompetisi Super League musim 2025/2026 telah berakhir.
PSIM baru saja menyelesaikan musim perdananya sebagai tim promosi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Hasilnya cukup memuaskan karena mampu mempertahankan status sebagai peserta Super League untuk musim depan.
Saat ini seluruh pemain dan staf pelatih telah kembali ke daerah maupun negara asal masing-masing. Namun, Van Gastel memastikan program individu tetap berjalan selama masa jeda kompetisi.
Pelatih asal Belanda itu menyebut para pemain memang mendapatkan waktu istirahat lebih panjang karena Super League musim 2026/2027 baru akan dimulai pada 4 September 2026.
“Awal musim akan dimulai lebih lambat, maka para pemain dan staf akan mendapatkan masa libur sedikit lebih panjang dibanding biasanya,” katanya, Minggu (31/5).
Menurut Van Gastel, kondisi tersebut masih lebih baik dibanding musim sebelumnya yang memiliki jeda kompetisi lebih panjang.
“Musim lalu liga sudah selesai pada Februari, jadi menurut saya tahun ini tidak terlalu buruk,” lontarnya.
Meski demikian, eks pelatih NAC Breda itu tidak ingin para pemain kehilangan kebugaran selama libur. Tim pelatih telah menyusun program khusus yang harus dijalankan secara mandiri oleh seluruh pemain.
Pada fase awal libur, pemain diminta fokus melakukan pemulihan fisik dan mental setelah menjalani musim yang panjang. Setelah itu, mereka wajib kembali berlatih secara mandiri guna menjaga level kebugaran.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan awal PSIM dalam menyambut Super League musim 2026/2027. Van Gastel berharap seluruh pemain datang ke sesi latihan pramusim dalam kondisi terbaik.
“Saya ingin para pemain siap semua,” tandasnya.
















