Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Ze Valente, Otak Permainan PSIM Jogja! Statistiknya Buktikan Peran Vital di Super League

1
×

Ze Valente, Otak Permainan PSIM Jogja! Statistiknya Buktikan Peran Vital di Super League

Sebarkan artikel ini
Pemain PSIM Jogja Ze Valente selebrasi pada pertandingan melawan Malut United di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (10/5/2026) malam. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

Jika ada satu nama yang paling identik dengan permainan PSIM Jogja sepanjang Super League 2025/2026, sosok itu adalah Ze Valente. Gelandang asal Portugal tersebut menjelma menjadi otak permainan Laskar Mataram sekaligus pemain paling produktif dari lini tengah.

Statistiknya berbicara lantang. Dalam semusim, Ze Valente mencatat 32 penampilan, 10 gol, 4 assist, dan menghabiskan lebih dari 2.860 menit bermain. Catatan itu membuatnya menjadi top skor sekaligus salah satu pemain paling berpengaruh di skuad asuhan Jean Paul van Gastel.

Kontribusi tersebut semakin terasa karena sebagian besar permainan menyerang PSIM selalu mengalir melalui kaki pemain bernomor punggung 10 itu. Visi bermain, akurasi umpan, kemampuan melepas umpan terobosan, hingga eksekusi bola mati menjadi senjata utama yang membuat lini tengah PSIM hidup sepanjang musim.

Bahkan ketika kompetisi belum berakhir, Ze sudah membukukan 9 gol dan 4 assist dari 26 pertandingan, sebuah bukti konsistensi yang membuatnya menjadi motor serangan PSIM di tengah ketatnya persaingan Super League.

Menariknya, Ze bukan tipe gelandang yang hanya piawai mengatur tempo. Ia juga memiliki naluri mencetak gol yang tinggi. Tendangan jarak jauh, penalti, hingga kemampuan membaca ruang di kotak penalti lawan membuatnya menjadi ancaman nyata bagi setiap lawan.

Kehadirannya juga memberi efek domino terhadap permainan PSIM. Saat Ze mendapat ruang, aliran bola Laskar Mataram menjadi lebih cair. Sebaliknya, ketika ia berhasil dimatikan lawan, kreativitas serangan PSIM cenderung menurun. Hal itu menunjukkan betapa sentralnya peran mantan pemain Persik Kediri tersebut.

Pengalaman panjang bermain di Liga Indonesia menjadi modal penting. Sebelum bergabung dengan PSIM, Ze tampil impresif bersama Persik Kediri dengan torehan 9 gol dan 8 assist pada musim sebelumnya. Adaptasi cepat membuatnya langsung menjadi pemimpin di lapangan dan sosok yang disegani rekan-rekannya.

Kini, memasuki musim baru, ekspektasi terhadap Ze Valente tentu semakin tinggi. Publik Jogja berharap sang maestro kembali menjadi dirigen permainan Laskar Mataram, bukan hanya lewat assist dan gol, tetapi juga membawa PSIM bersaing di papan atas Super League.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *