Proses mengungkap kondisi sebenarnya Stadion Mandala Krida resmi dimulai. Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY bersama tim ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memulai pengujian awal melalui pengambilan sampel tanah (soil test) di kawasan stadion.
Kepala BPO DIY Arfi Hidananto mengatakan, pengambilan sampel tanah merupakan tahapan awal dalam penyusunan kajian teknis dan uji keandalan struktur bangunan Stadion Mandala Krida. Sampel yang diambil nantinya akan diteliti di laboratorium untuk mengetahui kondisi tanah sebagai dasar analisis struktur stadion.
“Uji tanah ini untuk mengawali salah satunya penyusunan kajian uji struktur,” ujar Arfi, Kamis (6/8).
Menurutnya, seluruh proses kajian teknis sepenuhnya dikerjakan tim ahli dari UGM. Pemerintah DIY menyerahkan analisis tersebut kepada akademisi agar hasil yang diperoleh benar-benar objektif dan menjadi dasar pengambilan keputusan terhadap masa depan stadion.
Arfi menjelaskan, proses pengujian hingga penyusunan rekomendasi diperkirakan berlangsung selama lima bulan. Kajian dimulai sejak Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Target selesainya nanti sekitar bulan Desember. Pelaksanaannya lima bulan,” katanya.
Hasil kajian tersebut akan menentukan langkah yang harus diambil pemerintah terhadap Stadion Mandala Krida. Mulai dari kemungkinan rehabilitasi sebagian, pembangunan ulang, hingga penambahan fasilitas pendukung, seluruhnya masih menunggu rekomendasi teknis dari tim ahli.
Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan mengenai bentuk penanganan stadion. Pemerintah DIY baru akan menentukan kebijakan setelah menerima hasil kajian lengkap dari UGM pada akhir tahun.
“Sebenarnya kan kami belum tahu juga ya. Nanti dari hasil kajian itu, analisis yang dilakukan oleh tim dari UGM itu nanti kan baru akan ketahuan sebenarnya apa yang harus kemudian dilakukan,” tandasnya.
Kajian tersebut juga akan menjadi acuan dalam penyusunan anggaran dan rencana penanganan Stadion Mandala Krida pada tahun anggaran 2027.














