Tiket launching tim PSS Sleman untuk menghadapi Super League 2026/2027 memang sudah dinyatakan sold out. Namun, di balik habisnya kuota tiket tersebut, kalangan suporter menilai gaung peluncuran skuad musim ini belum mampu membangkitkan euforia seperti yang diharapkan.
Peluncuran tim Super Elang Jawa dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo dengan menghadirkan laga uji coba menghadapi Kendal Tornado FC. Sebelum tiket ludes terjual, manajemen PSS menjual tiket secara daring melalui PSSDAY.COM dengan harga mulai Rp30 ribu hingga Rp150 ribu.
Kategori anak dibanderol Rp30 ribu, Tribun Utara Rp55 ribu, Tribun Timur Rp80 ribu, Tribun Barat Atas Rp90 ribu, Tribun Barat Bawah Rp100 ribu, sedangkan VIP Tengah dipatok Rp150 ribu. Setiap pembeli dibatasi maksimal empat tiket menggunakan satu NIK.
Ketua Umum Slemania Richo Dwi Kuncoro mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan, pergerakan penjualan tiket sempat berlangsung cukup landai. Hal itu menunjukkan minat masyarakat dan suporter belum sebesar launching-launching PSS pada musim-musim sebelumnya.
“Kalau kami memantau di lapangan dan antusiasme anggota, penjualan tiket masih landai. Peminatnya belum terlalu banyak,” ujar Richo, Kamis (6/8).
Menurut Richo, salah satu penyebab kurang bergairahnya antusiasme suporter adalah lawan yang dipilih dalam laga launching. Kehadiran Kendal Tornado FC, yang berasal dari kasta kedua, dinilai kurang mampu mengundang daya tarik besar bagi pendukung PSS.
“Menurut saya karena lawannya tim kasta kedua. Suporter tentu berharap launching melawan tim yang juga berasal dari Super League,” katanya.
Meski demikian, Richo tetap memberikan apresiasi kepada manajemen PSS yang tetap menggelar acara peluncuran tim sebagai momentum menyambut musim baru. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan mampu menjadi awal yang positif bagi perjuangan Super Elang Jawa.
“Semoga acara launching aman dan lancar,” tandasnya.
Terlepas dari penilaian soal atmosfer yang belum terlalu semarak, habisnya kuota tiket menunjukkan dukungan terhadap PSS tetap tinggi. Kini perhatian suporter tertuju pada penampilan perdana skuad racikan Pieter Huistra serta sejauh mana wajah baru Super Elja mampu memenuhi ekspektasi sebelum kompetisi Super League 2026/2027 resmi dimulai.














