Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaSuper League

Bukan Sekadar Launching Tim, PSS Sleman Jadikan Laga Kontra Kendal Tornado FC Ujian Terakhir Menuju Super League

12
×

Bukan Sekadar Launching Tim, PSS Sleman Jadikan Laga Kontra Kendal Tornado FC Ujian Terakhir Menuju Super League

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra

PSS Sleman tak ingin menjadikan laga melawan Kendal Tornado FC sekadar seremoni peluncuran tim. Di balik kemeriahan Team Launching yang digelar di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (8/8), tersimpan misi penting: memastikan Super Elang Jawa benar-benar siap tempur menghadapi BRI Super League 2026/2027.

Laga kontra klub Championship tersebut menjadi simulasi terakhir sebelum kompetisi resmi bergulir. Pelatih Pieter Huistra diperkirakan bakal menurunkan komposisi terbaiknya untuk menguji chemistry, kedalaman skuad, hingga adaptasi para pemain anyar yang didatangkan pada bursa transfer musim ini.

Meski berstatus tim kasta kedua, Kendal Tornado FC tidak dianggap sebagai lawan pelengkap. Huistra justru ingin anak asuhnya memperlihatkan mentalitas profesional dengan tetap bermain serius sejak menit pertama.

“Menurut saya, itu memang hal yang harus dilakukan oleh pemain profesional,” ujar Huistra, Jumat (7/8).

Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan perkembangan tim dalam sepekan terakhir cukup menggembirakan. Intensitas latihan mulai menunjukkan hasil, baik dari sisi kebugaran maupun pemahaman taktik yang diinginkannya.

Menurut Huistra, momentum launching menjadi kesempatan ideal untuk melihat sejauh mana para pemain mampu menerapkan konsep permainan yang selama ini diasah di sesi latihan.

“Kami harus mempersiapkan para pemain dengan sangat baik untuk itu,” tegasnya.

Namun, Huistra juga mengingatkan agar para pemain tidak terlena dengan status lawan. Baginya, Kendal Tornado FC tetap memiliki kualitas dan bisa memberikan perlawanan yang menyulitkan apabila PSS kehilangan fokus.

“Jadi kami butuh kebugaran dan kekuatan yang lebih,” katanya.

Di kubu lawan, pelatih Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes justru memandang duel melawan PSS sebagai kesempatan emas mengukur kemampuan timnya menghadapi klub Super League.

Selama tiga pekan pertama pramusim, Stefan memusatkan latihan pada peningkatan kondisi fisik dan pembentukan identitas permainan. Memasuki pekan keempat, fokus latihan mulai bergeser ke aspek taktikal.

“Uji coba melawan PSS ini menjadi bagian dari program latihan di minggu keempat. Tiga minggu sebelumnya kami lebih banyak fokus pada fisik dan prinsip-prinsip bermain. Baru minggu keempat ini kami mulai masuk ke aspek taktikal,” ujarnya.

Menurut Stefan, hasil akhir bukan target utama. Yang lebih penting adalah melihat bagaimana para pemain mengimplementasikan materi latihan, menjaga intensitas permainan, serta menguji mental ketika menghadapi tim Super League di hadapan ribuan penonton.

“Soal hasil saya tidak terlalu memikirkan. Yang lebih penting adalah melihat hasil kerja keras mereka selama tiga minggu ini, terutama perkembangan dari sisi fisik,” tandasnya.

Laga ini diperkirakan menjadi gambaran awal kekuatan PSS sebelum memasuki musim kompetisi. Selain memperkenalkan skuad kepada publik Sleman, pertandingan tersebut juga menjadi panggung pertama bagi para rekrutan anyar untuk menunjukkan bahwa mereka layak menjadi bagian dari ambisi Super Elang Jawa musim ini.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *