PSS Sleman langsung mendapat ujian berat pada pekan pembuka Super League 2026/2027. Super Elang Jawa dijadwalkan bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) pukul 20.00 WITA.
Pertandingan tersebut menjadi laga perdana PSS Sleman dalam kompetisi musim baru sekaligus ujian awal bagi skuad besutan Pieter Huistra.
Bali United tentu bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Terlebih, Serdadu Tridatu akan tampil di hadapan pendukung sendiri. Namun, PSS memiliki modal positif dari rekam jejak pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir.
Dalam lima pertemuan terakhir di kompetisi kasta tertinggi, PSS Sleman mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dari Bali United.
Menariknya, dua kemenangan tersebut diraih PSS secara beruntun pada 2023. Pada 7 April 2023, Super Elja menaklukkan Bali United dengan skor 2-0.
Beberapa bulan kemudian, PSS kembali membuat kejutan. Bertemu Bali United pada laga pembuka Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 1 Juli 2023, PSS sukses membawa pulang kemenangan 1-0.
Bali United kemudian membalas pada putaran kedua musim tersebut. Serdadu Tridatu menang 1-0 di markas PSS pada 3 November 2023.
Pertemuan berikutnya berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain imbang 0-0 pada 16 September 2024.
Terakhir, Bali United kembali unggul setelah menang 2-1 atas PSS di Sleman pada 9 Februari 2025.
Meski secara head-to-head kedua tim sama-sama mengoleksi dua kemenangan, PSS sedikit lebih produktif. Dari lima pertandingan tersebut, Super Elja mencetak empat gol, sedangkan Bali United mengemas tiga gol.
Catatan itu menjadi modal sekaligus pengingat bagi PSS. Laga tandang ke Gianyar bukan sekadar pertandingan pembuka, tetapi juga kesempatan bagi tim asuhan Huistra untuk menunjukkan sejauh mana kesiapan mereka menghadapi persaingan Super League musim baru.
Tantangan Langsung di Kandang Lawan
Bagi PSS, pertandingan melawan Bali United menjadi awal dari perjalanan panjang musim 2026/2027. Dengan format kompetisi yang menuntut konsistensi sepanjang musim, start positif tentu menjadi modal penting.
PSS sendiri sebelumnya telah mempersiapkan skuad dengan kedalaman yang lebih baik. Huistra bahkan menargetkan komposisi 32 pemain untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi, termasuk 34 pertandingan Super League dan ajang League Cup.
Karena itu, laga di Gianyar akan menjadi ujian pertama untuk melihat bagaimana skuad baru PSS mampu menerjemahkan konsep permainan Huistra dalam pertandingan kompetitif.














