Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Borneo FC Kembali ke Yogyakarta, Tradisi Pramusim Jadi Modal Hadapi Super League 2026/2027

6
×

Borneo FC Kembali ke Yogyakarta, Tradisi Pramusim Jadi Modal Hadapi Super League 2026/2027

Sebarkan artikel ini
Para pemain Borneo FC terlihat menikmati pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta jelang bergulirnya Super League 2026/27. (instagram)

Yogyakarta kembali menjadi pilihan Borneo FC untuk mematangkan persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Pesut Etam memilih Kota Gudeg sebagai lokasi pemusatan latihan (TC) selama kurang lebih satu bulan.

Bukan tanpa alasan Borneo FC kembali ke Yogyakarta. Klub asal Samarinda itu memiliki pengalaman positif setiap kali menjalani persiapan pramusim di wilayah ini. Manajemen bahkan berharap tradisi tersebut kembali membawa keberuntungan saat kompetisi resmi bergulir September mendatang.

Manajer Borneo FC Dandri Dauri menyebut Yogyakarta sudah seperti lokasi langganan bagi Pesut Etam untuk membangun kekuatan sebelum kompetisi.

“Mudah-mudahan saja keberuntungan tim ini dengan persiapan di Yogyakarta terus berlanjut. Sebab selama kita TC di Yogyakarta, hasil di kompetisi tak mengecewakan,” ujar Dandri.

Selain fasilitas latihan yang cukup tersedia, Yogyakarta juga menawarkan keuntungan lain. Banyak klub Super League maupun Championship yang menjalani pramusim di wilayah yang sama sehingga Borneo FC relatif mudah mendapatkan lawan uji coba.

Keuntungan tersebut langsung dimanfaatkan Pesut Etam. Dalam laga uji coba pertama pramusim, Borneo FC berhasil mengalahkan Semen Padang FC dengan skor 2-1 di Yogyakarta, Minggu (9/8).

Dua gol Borneo FC dicetak Varanda dan Astina.

Meski menang, pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo tidak ingin anak asuhnya terjebak dalam euforia. Menurutnya, pertandingan tersebut lebih penting sebagai alat untuk melihat perkembangan tim setelah menjalani latihan awal.

“Saya pikir ini merupakan ujian yang baik bagi kita. Ini adalah pertandingan pertama pramusim. Kita masih di awal,” kata Mauro.

Pelatih asal Brasil itu juga mulai melihat tanda-tanda positif dari skuadnya. Mentalitas, sikap, komunikasi hingga hubungan antarpemain di lapangan dinilai mengalami perkembangan.

“Saya pikir dari sudut pandang mentalitas, sikap, komunikasi, saya rasa sudah melihat perbaikan yang sangat baik. Dan ini adalah langkah pertama, jadi kita dapat mulai membangun semua komponen lainnya,” ujarnya.

Dengan waktu sekitar satu bulan berada di Yogyakarta, Borneo FC masih memiliki cukup ruang untuk memperbaiki berbagai kekurangan. Sejumlah laga uji coba berikutnya akan menjadi kesempatan Mauro untuk menemukan komposisi terbaik sekaligus mematangkan sistem permainan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *