Perjalanan Achmad Zidan Ar Rosyid bersama PSS Sleman akhirnya sampai di penghujung cerita. Setelah lima musim menjadi bagian dari Laskar Sembada sejak 2021 hingga 2026, pemain kelahiran Jogja itu kini membuka lembaran baru bersama Persela Lamongan.
Perpisahan tersebut menjadi bagian dari dinamika karier seorang pesepak bola. Lima tahun bersama PSS meninggalkan banyak pengalaman bagi Zidan, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Bagi Zidan, PSS bukan sekadar klub tempatnya bermain. Seragam Super Elja menjadi bagian penting dalam proses perkembangan kariernya. Berbagai suka dan duka yang dilewati selama lima musim akan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan berikutnya.
“Bangga pernah menjadi bagian dari tim ini. Suka duka yang saya rasakan di tim ini. Saya berdoa semoga tim ini sukses dan menjadi tim yang kuat dari musim ke musim. Terima kasih banyak, kebanggaan PSS,” ujar Zidan, Rabu (12/8).
Kini, pemain muda tersebut harus meninggalkan Sleman untuk bergabung dengan Persela Lamongan. Bersama Laskar Joko Tingkir, Zidan berharap bisa mendapatkan pengalaman baru sekaligus kesempatan bermain yang lebih banyak.
Keputusan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi kebutuhan skuad PSS Sleman. Manajemen melihat kepindahan Zidan sebagai kesempatan bagi sang pemain untuk mendapatkan menit bermain dan mengembangkan kemampuannya di lingkungan baru.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi Zidan selama menjadi bagian dari klub.
“Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Zidan buat PSS. Setelah melalui proses evaluasi serta melihat kebutuhan tim, kami memberikan kesempatan kepadanya untuk memperbanyak menit bermain dan berkembang bersama Persela,” kata Agus.
PSS pun berharap pengalaman baru di Persela dapat membantu Zidan berkembang sebagai pemain. Agus menilai perpindahan tersebut bukan sekadar perpisahan, tetapi juga bagian dari proses perjalanan karier pemain.
“Semoga di tempat yang baru membawa banyak pengalaman dan kesempatan,” tandas Agus.
Bagi PSS, Zidan telah menjadi bagian dari perjalanan klub selama lima tahun. Sementara bagi sang pemain, Persela menjadi panggung baru untuk membuktikan diri dan melanjutkan perkembangan kariernya.
Lima tahun bersama PSS berakhir, tetapi perjalanan Zidan belum selesai. Kini, Lamongan menjadi tempat berikutnya untuk menulis cerita baru.














