Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Alasan Dalmau Pilih PSIM, Van Gastel Jadi Faktor Penting

8
×

Alasan Dalmau Pilih PSIM, Van Gastel Jadi Faktor Penting

Sebarkan artikel ini
Pemain PSIM Jogja, Adrian Dalmau.

Penyerang asing anyar PSIM Jogja, Adrian Dalmau, mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan Laskar Mataram untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.

Selain ketertarikan yang ditunjukkan manajemen PSIM, percakapan dengan pelatih Jean Paul van Gastel menjadi salah satu faktor penting yang membuat striker asal Spanyol tersebut mantap melanjutkan kariernya di Indonesia.

Dalmau mengaku memang sudah memiliki keinginan untuk mencari pengalaman baru di luar Eropa. Setelah menjalani karier di sejumlah kompetisi Eropa, termasuk Belanda dan Polandia, pemain 32 tahun tersebut melihat Indonesia sebagai destinasi menarik untuk membuka lembaran baru.

“PSIM menunjukkan ketertarikan pada saya. Dan saya memang sudah memikirkan untuk mencoba pengalaman baru di luar Eropa, mencoba bermain di Asia. Indonesia jadi negara yang sangat ingin saya coba,” kata Dalmau, Kamis (13/8).

Ketertarikan tersebut kemudian semakin kuat setelah Dalmau berkomunikasi dengan Van Gastel. Keduanya memang belum pernah bekerja bersama sebelumnya. Namun, pelatih asal Belanda itu sudah mengetahui karakter Dalmau sejak sang pemain tampil di Eredivisie pada musim 2018/2019.

Bagi Dalmau, pengetahuan Van Gastel mengenai dirinya menjadi nilai tambah. Komunikasi yang terjalin sebelum kepindahannya ke Indonesia turut meyakinkan Dalmau bahwa PSIM merupakan pilihan yang tepat.

“Sebelum saya ke sini, kami sempat bertemu dan berbincang dengan baik. Itu sesuatu yang membuat perbedaan dalam mengambil keputusan untuk datang ke sini, karena dia tahu saya dari periode saya di Eredivisie,” ujarnya.

Gaya Van Gastel Bikin Dalmau Nyaman

Faktor lain yang membuat Dalmau optimistis adalah gaya permainan Van Gastel. Sang striker menilai pendekatan latihan dan sepak bola yang diterapkan pelatih PSIM memiliki kemiripan dengan kultur permainan yang selama ini dikenalnya di Eropa.

Kesamaan tersebut dinilai dapat membantu proses adaptasinya. Dalmau tidak harus memulai dari nol untuk memahami karakter permainan tim barunya.

“Saya pikir, latihan dan gaya bermainnya akan mirip dengan apa yang biasa saya lakukan di Belanda. Itu akan membuat proses adaptasi lebih mudah dengan gaya bermain saya,” tuturnya.

Hal tersebut menjadi modal penting bagi Dalmau sebelum menjalani musim pertamanya di sepak bola Indonesia. Sebagai penyerang, ia dituntut segera memahami skema permainan PSIM sekaligus membangun koneksi dengan rekan-rekan setim.

Dalmau sendiri mengaku proses adaptasinya sejauh ini berjalan positif. Kehadiran sejumlah pemain asing di skuad PSIM turut membantunya merasa lebih cepat menyatu dengan lingkungan baru.

“Kami punya tim yang bagus dan orang-orang yang membuat pemain baru mudah beradaptasi. Banyak pemain asing di sini, tapi pemain Indonesia juga rekan setim yang baik bagi saya,” pungkasnya.

Kedatangan Dalmau kini menambah opsi di lini depan PSIM. Dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan pemahaman terhadap gaya sepak bola Van Gastel, sang striker diharapkan bisa menjadi salah satu senjata Laskar Mataram dalam menghadapi persaingan ketat BRI Super League 2026/2027.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *