PSS Sleman mulai memasuki fase penting dalam persiapan menuju Super League 2026/2027. Setelah tiga pekan menjalani pramusim, pelatih Pieter Huistra mulai menggeser fokus latihan dari pembentukan fisik menuju pematangan taktik.
Dua pekan pertama pramusim dimanfaatkan Huistra untuk membangun kebugaran pemain. Program tersebut menjadi fondasi agar skuad Super Elja mampu menjalankan permainan dengan intensitas tinggi sepanjang kompetisi.
Memasuki pekan ketiga, porsi latihan taktikal mulai ditingkatkan. Huistra ingin para pemain tidak hanya memiliki kondisi fisik yang prima, tetapi juga memahami struktur permainan dan filosofi yang akan diterapkan PSS.
“Kami sudah memiliki waktu tiga minggu untuk bekerja bersama. Dalam dua minggu pertama, fokus utama kami adalah membangun kondisi fisik para pemain. Sekarang, kami mulai memberikan porsi yang lebih banyak pada aspek taktik,” kata Huistra seusai latihan, Rabu (12/8/2026).
Perubahan fokus tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk karakter permainan PSS. Huistra mulai melihat perkembangan positif dari skuadnya, tetapi belum ingin terburu-buru memberikan penilaian akhir.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Para pemain perlu memahami tugas masing-masing ketika menguasai bola, melakukan transisi, maupun saat bertahan.
Huistra juga menyadari membangun sebuah tim tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Karena itu, tiga hingga empat pekan ke depan akan menjadi periode penting untuk memperkuat fondasi yang telah dibangun.
“Namun, perjalanan kami masih panjang. Kami masih memiliki waktu sekitar tiga hingga empat minggu ke depan dan waktu tersebut sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Periode tersebut sekaligus akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai kekurangan yang muncul selama latihan dan pertandingan uji coba. Setiap laga pramusim menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana pemain mampu menerapkan konsep permainan yang diberikan tim pelatih.
Dengan kompetisi Super League 2026/2027 yang semakin dekat, PSS kini mulai masuk fase pematangan. Kebugaran yang telah dibangun selama dua pekan pertama menjadi modal untuk memperdalam aspek taktikal sekaligus menyatukan pemahaman antarpemain.
Huistra masih memiliki beberapa pekan untuk memastikan skuadnya semakin siap. Targetnya bukan sekadar memiliki pemain yang bugar, tetapi membentuk PSS menjadi tim dengan struktur permainan yang jelas saat kompetisi resmi dimulai.














