Persiapan PSS Sleman menuju Super League 2026/2027 ibarat ponsel yang baru selesai dicas hingga 70 persen. Daya sudah cukup untuk digunakan, tetapi belum sepenuhnya penuh untuk menghadapi aktivitas panjang tanpa harus kembali mencari sumber tenaga.
Gambaran tersebut kurang lebih mencerminkan kondisi Super Elang Jawa menjelang kompetisi resmi bergulir. Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menyebut kesiapan timnya saat ini berada di kisaran 70 hingga 75 persen.
“Saat ini mungkin sekitar 70 persen atau 75 persen. Persentase ini bisa dibagi-bagi, secara fisik mungkin 80 persen, secara taktis sekitar 70 sampai 75 persen, dan secara teknis masih bisa berkembang lagi,” jelas Huistra, Rabu (19/8).
Jika dianalogikan sebagai baterai ponsel, daya fisik PSS justru sudah lebih dahulu terisi. Huistra menilai kondisi kebugaran pemain kini mencapai sekitar 80 persen. Program latihan intensif selama pramusim mulai menunjukkan hasil.
Namun, baterai yang belum 100 persen berarti masih ada beberapa fitur yang harus disempurnakan. Begitu pula PSS. Aspek taktik dan teknis masih membutuhkan sentuhan akhir agar permainan tim benar-benar siap digunakan dalam pertandingan kompetitif.
Huistra tidak ingin terburu-buru menyebut timnya sudah siap sepenuhnya. Sebab, kompetisi resmi membutuhkan performa yang lebih konsisten dibandingkan sekadar menjalani pertandingan uji coba.
Mental Jadi Penguji Terakhir
Selain fisik, taktik, dan teknik, Huistra memberikan perhatian khusus terhadap mental bertanding.
Menurutnya, atmosfer laga resmi di Super League akan memiliki tekanan berbeda dibandingkan pertandingan pramusim. Karena itu, kesiapan mental menjadi bagian yang belum bisa diukur hanya melalui sesi latihan maupun laga uji coba.
“Untuk aspek mental, hal itu selalu berbeda dan sulit diprediksi. Mental saat bertanding di liga tentu berbeda dengan laga uji coba,” ujarnya.
Dengan waktu persiapan yang tersisa, PSS masih memiliki kesempatan untuk mengisi sisa daya hingga mendekati 100 persen. Huistra berharap seluruh elemen tim mampu memaksimalkan masa persiapan sebelum kompetisi benar-benar dimulai.
“Secara mentalitas, saya rasa kami memiliki pemain-pemain hebat, tetapi kami masih harus melihat pembuktiannya di pertandingan pertama nanti,” tegasnya.
Kini PSS sudah memiliki daya yang cukup untuk berjalan. Tinggal bagaimana Huistra dan pasukannya mengisi sisa 25–30 persen sebelum benar-benar menekan tombol “full power” di panggung Super League 2026/2027.














