Laga PSIM Jogja menghadapi Persija Jakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 ngalamin perubahan waktu kick-off. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (10/10), dimajuin dari pukul 19.00 WIB jadi 15.30 WIB.
Penyesuaian jadwal itu udah disahkan operator kompetisi, I-League, lewat Circular Penyesuaian Jadwal Kompetisi BRI Super League 2026/2027 nomor 1048/LI-KOM/IX/2026 tertanggal 26 September 2026.
Perubahan itu dapet respons dari suporter PSIM Jogja. Bagi sebagian suporter, laga yang dimainin Sabtu sore bukan persoalan besar. Tapi, mereka harap perubahan kali ini jadi keputusan final dan laga tetap bisa digelar di SSA dengan kehadiran penonton.
Salah satu suporter PSIM Bagas Wibisana, ngaku gak terlalu permasalahin perubahan waktu pertandingan. Menurutnya, jadwal Sabtu bikin laga yang dimajuin ke sore masih cukup mudah diikutin.
“Karena mainnya hari Sabtu, saya pribadi tidak terlalu masalah laga dipindah sore. Tapi semoga tidak ada perubahan apa-apa lagi dan tetap boleh dengan penonton. Itu harapan saya,” kata Bagas, Rabu (30/9).
Harapan itu gak lepas dari pengalaman musim sebelumnya. Laga PSIM hadapi Persija yang semestinya digelar di SSA harus ngalamin perubahan venue dan dipindahin ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan itu juga digelar tanpa kehadiran penonton.
Pengalaman itu bikin sebagian suporter kini harap persiapan pertandingan musim ini bener-bener jalan sesuai rencana. Apalagi, laga PSIM kontra Persija jadi salah satu pertandingan yang dapet perhatian besar dari suporter.
Penuturan beda disampein Januar Adi. Dia ngaku sedikit khawatir perubahan waktu dari malam ke sore masih diikutin perubahan lain jelang hari pertandingan.
“Saya sedikit khawatir soal pemindahan jam dari malam ke sore. Takutnya jelang hari H ada perubahan lagi, tapi semoga juga tidak ada,” ujar Januar.
Menurut Januar, pengalaman musim lalu jadi alasan munculnya kekhawatiran tersebut. Dia harap koordinasi seluruh pihak di musim ini bisa bikin pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal yang udah ditetapin.
“Kita ingat musim lalu ada perubahan lokasi lawan Persija yang cukup mendadak. Semoga kali ini semua sudah berbenah dan tidak ada pemindahan lagi,” tuturnya.
Bagi Januar, kepastian venue dan kehadiran penonton jadi bagian penting dari laga tersebut. Terlebih, laga hadapi Persija merupakan salah satu laga yang udah dinanti suporter PSIM.
Dengan penyesuaian itu, PSIM Jogja dan Persija Jakarta dijadwalkan tanding pada Sabtu (10/10) pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul. Suporter kini harap gak ada lagi perubahan hingga pertandingan bener-bener digelar.
“Karena ini laga besar, yang saya sendiri juga antusias menunggu,” pungkasnya.
















