Kompetisi Championship 2026/2027 akan resmi bergulir pada 11 September 2026. Duel PSIS Semarang kontra PSPS Pekanbaru dipilih sebagai laga pembuka untuk menandai dimulainya persaingan menuju tiket promosi ke Super League.
Pemilihan pertandingan tersebut bukan tanpa alasan. General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, mengatakan kualitas stadion menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan laga pembuka Championship musim ini.
“Kick-off Championship ditetapkan pada 11 September 2026,” kata Budiman di Jakarta, dikutip Selasa (25/8/2026).
Menurut Budiman, pertandingan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru dinilai memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan I.League, terutama dari sisi venue.
“Terpilih pertandingannya PSIS lawan PSPS dengan kriteria bahwa stadionnya premium. Jadi stadion yang dianggap terbaik di antara stadion-stadion lain yang terbaik,” ujarnya.
Stadion Jatidiri Jadi Panggung Pembuka
PSIS Semarang akan bertindak sebagai tuan rumah dengan menggunakan Stadion Jatidiri, Semarang. Stadion berkapasitas sekitar 18 ribu penonton tersebut menjadi salah satu venue yang dinilai memiliki standar terbaik untuk menggelar pertandingan pembuka kompetisi.
Selain kualitas stadion, faktor komersial turut menjadi pertimbangan I.League. Budiman menyebut pertandingan PSIS versus PSPS telah melalui pembahasan dan mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Utama Indonesia di Jakarta, Senin (24/8/2026).
“Kemudian aspek komersialnya juga memadai dan ada aspek lain yang dipertimbangkan. Terpilihlah PSIS lawan PSPS, dan itu juga di RUPS diminta persetujuan dari pemegang saham,” tutur Budiman.
Duel Dua Klub dengan Basis Suporter Besar
Pertimbangan lain datang dari potensi atmosfer pertandingan. PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru memiliki basis suporter yang cukup besar, sehingga duel keduanya dinilai mampu menghadirkan gairah sejak pertandingan pertama Championship 2026/2027.
Bagi PSIS, laga pembuka di kandang sendiri menjadi kesempatan untuk langsung mendapatkan momentum positif di hadapan pendukungnya. Sementara PSPS Pekanbaru akan menghadapi tantangan berat karena harus membuka kompetisi dengan bertandang ke markas Mahesa Jenar.
Pertandingan ini sekaligus menjadi awal perjalanan kedua klub dalam memburu tiket menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Format Championship Tidak Berubah
Format Championship 2026/2027 dipastikan masih menggunakan sistem yang sama. Sebanyak 20 klub akan terbagi ke dalam dua grup, yakni Grup Timur dan Grup Barat.
Persaingan tidak hanya menentukan posisi klasemen, tetapi juga menjadi jalan menuju promosi ke Super League.
Juara masing-masing grup akan langsung mendapatkan tiket promosi ke Super League. Sementara itu, dua tim yang finis di posisi kedua akan kembali bertarung untuk memperebutkan satu tiket promosi tersisa.
Dengan demikian, pertandingan PSIS Semarang versus PSPS Pekanbaru pada 11 September 2026 bukan sekadar laga pembuka. Duel tersebut menjadi pintu pertama menuju perebutan tiket ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
















