Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Liana Ingin Sultan Saksikan Langsung Perjuangan PSIM

5
×

Liana Ingin Sultan Saksikan Langsung Perjuangan PSIM

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno. (Dok. PSIM Jogja)

Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno berharap Gubernur DIY sekaligus Ngarsa Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, bisa menyaksikan langsung perjuangan Laskar Mataram di stadion pada kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Harapan tersebut disampaikan Liana setelah manajemen PSIM sowan ke Kompleks Kepatihan, Kamis (27/8). Dalam pertemuan itu, manajemen meminta doa dan restu sekaligus menyampaikan kesiapan tim menghadapi musim baru.

Kesempatan terdekat bagi Sri Sultan untuk melihat PSIM secara langsung hadir pada agenda launching tim dan jersey musim 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (29/8).

Namun, Liana memahami bahwa agenda Sri Sultan cukup padat. Karena itu, ia berharap kehadiran Ngarsa Dalem tidak harus terjadi pada acara launching. Yang terpenting, Sri Sultan bisa meluangkan waktu untuk menyaksikan langsung pertandingan PSIM ketika kompetisi resmi telah bergulir.

Menariknya, Sri Sultan disebut sudah meminta jadwal pertandingan PSIM untuk disampaikan kepada asisten pribadinya. Jadwal tersebut nantinya akan disesuaikan dengan agenda Sri Sultan.

“Ngarsa Dalem minta disampaikan schedule-nya PSIM ke asisten pribadinya. Nanti Ngarsa Dalem akan mengatur, dan menyesuaikan dengan schedule-nya,” kata Liana, Jumat (28/8).

Liana pun mengaku telah menyampaikan langsung keinginannya kepada Sri Sultan agar suatu saat hadir di stadion untuk memberikan dukungan kepada Laskar Mataram.

“Saya sudah menyampaikan, Ngarsa Dalem kapan dong nonton langsung,” ujarnya.

Bagi Liana, kehadiran Sri Sultan di stadion bukan sekadar kunjungan seorang pejabat daerah. Momen tersebut memiliki nilai emosional dan historis bagi PSIM, mengingat hubungan klub dengan Keraton Jogja yang telah berlangsung panjang.

Sowan kepada Sri Sultan juga menjadi bagian dari tradisi PSIM setiap menjelang musim baru. Manajemen datang untuk memohon doa dan restu sekaligus menerima wejangan sebelum tim kembali menjalani kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Liana menyebut dirinya memilih untuk menjaga tradisi tersebut sebagai bagian dari bentuk pengabdian kepada klub.

“Saya di sini memang sebagai pengabdi untuk PSIM Jogja. Saya melakukan seluruh ritual dan kami menghormati tradisi, amanah, dan lain-lain dari PSIM Jogja,” tuturnya.

Kini, tinggal menunggu apakah Sri Sultan dapat menyempatkan diri hadir di SSA pada launching tim, atau memilih salah satu pertandingan PSIM di tengah padatnya agenda. Yang jelas, Liana sudah membuka pintu dan secara langsung mengundang Ngarsa Dalem untuk datang melihat Laskar Mataram bertanding.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *