Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Huistra Soroti Penguasaan Bola PSS

7
×

Huistra Soroti Penguasaan Bola PSS

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra saat memimpin tim melakoni latihan di Stadion Maguwoharjo.

Kekalahan dari Bali United menjadi alarm awal bagi PSS Sleman. Bukan sekadar soal kehilangan tiga poin, pertandingan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9), juga membuka sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan Super Elang Jawa.

PSS memang mampu memberikan perlawanan hingga menit-menit akhir, tetapi Bali United akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Hasil tersebut membuat Pieter Huistra tak ingin berlama-lama menatap hasil pertandingan.

Pelatih asal Belanda itu langsung mengarahkan fokus pada evaluasi. Menurut Huistra, permainan PSS masih belum berada pada level yang diinginkan, terutama ketika tim harus mengontrol jalannya pertandingan melalui penguasaan bola.

“Kami masih harus menjadi lebih baik, terutama dominan dalam penguasaan bola,” ujar Huistra seusai memimpin latihan PSS di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Selasa (8/9).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai pekerjaan rumah PSS setelah melewati pertandingan pertama. Huistra ingin timnya tidak hanya mampu bertahan dan memberikan respons ketika kehilangan bola, tetapi juga memiliki kendali lebih besar ketika menguasai permainan.

Problem lain datang dari kondisi skuad. Sejumlah pemain belum bisa kembali memperkuat tim karena masih menjalani proses pemulihan cedera. Situasi tersebut membuat pilihan Huistra dalam menyusun komposisi tim belum sepenuhnya ideal.

“Kami juga masih harus mengembalikan beberapa pemain ke dalam tim. Jadi, kami masih punya beberapa opsi tersisa,” tuturnya.

Kendati demikian, Huistra tidak menutup mata terhadap sisi positif dari penampilan PSS di Bali. Ia menilai para pemain menunjukkan karakter bertanding yang cukup baik ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang mumpuni.

Bagi Huistra, daya juang tersebut menjadi modal yang harus dipertahankan. Namun, modal itu saja belum cukup jika PSS ingin mendapatkan hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

“Melawan Bali, intensitas pertandingan cukup bagus. Bali adalah tim yang baik. Kami tetap berada di dalam permainan, kami terus berjuang, dan itu hal yang bagus. Tapi kami harus bermain lebih baik dari itu, itu sudah pasti,” tegasnya.

Evaluasi pun menjadi bagian penting dari persiapan PSS menuju pertandingan selanjutnya. Kekalahan di laga pembuka bukan akhir perjalanan, tetapi menjadi penanda bahwa masih ada sejumlah detail permainan yang harus segera diperbaiki Huistra dan anak asuhnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *