Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Tak Sekadar Urus Tim, Van Gastel Ungkap Misi di Musim Kedua Bersama PSIM Jogja

5
×

Tak Sekadar Urus Tim, Van Gastel Ungkap Misi di Musim Kedua Bersama PSIM Jogja

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel.

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel kini tengah menjalani tahun kedua karir kepelatihannya bersama Laskar Mataram. Namun demikian, ia tidak melihat perannya di klub hanya sebatas mengurusi persoalan teknis tim di lapangan. Pelatih asal Belanda itu juga ingin ikut membantu PSIM berkembang secara bertahap, termasuk dari sisi struktur dan stabilitas organisasi klub.

Pandangan itu disampaikan Van Gastel setelah membawa Laskar Mataram finis di peringkat ke-11 BRI Super League 2025/2026, Van Gastel memilih melanjutkan pekerjaannya bersama PSIM untuk musim keduanya, di BRI Super League musim 2026/2027 saat ini.

Menurut Van Gastel, salah satu hal yang membuatnya nyaman bertahan adalah keinginannya melihat PSIM memiliki fondasi organisasi yang semakin stabil. Ia menilai manajemen dan pemilik klub memiliki kemauan untuk mengembangkan PSIM secara bertahap.

“Saya melihat klub ini stabil. Manajemen dan pemilik juga benar-benar berkeinginan membuat klub ini semakin stabil. Jadi dari titik itu PSIM bisa berkembang selangkah demi selangkah,” kata Van Gastel, Senin (28/9).

Secara garis besar, Van Gastel pun merasa dirinya dapat mengambil bagian dalam proses tersebut. Baginya, perkembangan PSIM tidak hanya berkaitan dengan kualitas tim di lapangan, tetapi juga bagaimana struktur organisasi klub dibangun dan diperbaiki.

“Salah satu tugas saya di sini membantu mereka, selangkah demi selangkah, untuk meningkatkan seluruh bagian dari struktur organisasi,” ujarnya.

Meski ingin terlibat dalam perkembangan klub secara lebih luas, Van Gastel tetap menyadari aspek sepak bola menjadi bagian utama dari pekerjaannya. Sebab, pada akhirnya performa tim dan hasil pertandingan tetap menjadi ukuran penting dalam sepak bola profesional.

“Bagian sepak bola tentu penting, karena pada akhirnya kami membutuhkan hasil,” tegasnya.

Pandangan itu turut menjadi salah satu alasan Van Gastel memilih melanjutkan kariernya bersama PSIM. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru selama tinggal di Indonesia, baik dalam kehidupan sepak bola maupun kehidupan pribadinya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *