Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaIndonesia

Azrul Ananda Dukung Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Ini Alasannya

12
×

Azrul Ananda Dukung Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
CEO Persebaya Surabaya Azrul Ananda mendukung semifinal dan final Piala Presiden 2026 digelar di venue netral, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. (Dok. Persebaya)

Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, angkat suara terkait keputusan panitia menggelar semifinal hingga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Berbeda dengan anggapan sebagian pihak, Azrul justru menjadi salah satu sosok yang paling mendukung penggunaan venue netral.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan pilihan paling adil bagi seluruh kontestan yang berhasil melaju ke empat besar. Dengan jadwal semifinal pada 4 Agustus dan final serta perebutan tempat ketiga hanya berselang dua hari, seluruh tim akan berada dalam kondisi yang setara tanpa harus berpindah kota.

“Saya termasuk yang mendukung keputusan semifinal dan final di tempat netral. Usai laga melawan Port FC, saya, Bang Ara (Maruarar Sirait), Mas Eri (Eri Cahyadi), dan Pak Sekdaprov (Adhy Karyono) sudah berbincang panjang,” ujar Azrul, Minggu (2/8).

Azrul mengungkapkan, Pemerintah Kota Surabaya sebenarnya siap apabila dipercaya menjadi tuan rumah, terutama untuk partai final. Namun, ia justru mengusulkan agar seluruh pertandingan fase gugur dimainkan di satu lokasi.

“Bahkan Mas Eri dan Pak Sekda selalu siap apabila harus diselenggarakan di Surabaya. Khususnya kalau laga final. Justru saya salah satu yang mengusulkan supaya di tempat netral,” katanya.

Bagi CEO Persebaya tersebut, penggunaan satu stadion akan menghilangkan potensi keuntungan bagi salah satu tim akibat faktor perjalanan. Tim yang lolos ke final tidak perlu berpindah kota sehingga memiliki waktu pemulihan yang sama.

“Bukan hanya karena siapa yang bertanding. Tapi juga karena jadwal yang akan mepet antara semifinal dan final. Jadi kedua babak itu sebaiknya di tempat yang sama, sehingga tidak ada satu pun tim yang dirugikan karena perpindahan lokasi,” jelasnya.

Keputusan itu akhirnya diambil Steering Committee Piala Presiden 2026. Ketua SC, Maruarar Sirait, memastikan seluruh pertandingan semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final akan dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, sesuai arahan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Semifinal akan mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC pada Selasa (4/8). Dua hari berselang, pemenang kedua laga akan bertarung di partai final, sementara tim yang kalah memperebutkan posisi ketiga.

Selain penetapan venue, Maruarar juga mengumumkan kenaikan hadiah juara Piala Presiden 2026 dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar.

Menutup pernyataannya, Azrul berharap seluruh peserta dapat mengesampingkan ego demi kelancaran turnamen. Ia mengingatkan bahwa Piala Presiden tetap merupakan ajang pramusim sehingga aspek keselamatan dan kesiapan tim menghadapi Super League harus menjadi prioritas.

“Semoga Piala Presiden ini berlangsung seru, menghibur dalam arti sebenarnya. Bismillah Persebaya bisa meraih hasil terbaik,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *