Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Cahya Supriadi Akhirnya Kembali! Kiper PSIM Jogja Dijadwalkan Latihan Senin

7
×

Cahya Supriadi Akhirnya Kembali! Kiper PSIM Jogja Dijadwalkan Latihan Senin

Sebarkan artikel ini
Cahya Supriadi Kiper PSIM Yogyakarta

Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi belum bergabung dalam latihan tim sejak persiapan perdana menghadapi BRI Super League 2026/2027 dimulai. Penjaga gawang asal Karawang itu masih mendapatkan waktu istirahat setelah menjalani rangkaian agenda bersama Timnas Indonesia.

PSIM memulai latihan perdana pada 20 Juli lalu. Namun, hingga hampir sebulan masa persiapan berjalan, Cahya belum sekalipun mengikuti sesi latihan bersama Laskar Mataram.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari agenda Cahya bersama Timnas Indonesia. Sebelum memperkuat Merah Putih di ajang AFF, sang kiper sudah lebih dahulu mengikuti pemusatan latihan ketika PSIM masih berada dalam masa libur.

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel memahami kondisi tersebut. Menurutnya, Cahya membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah menjalani agenda bersama tim nasional.

“Dia memulai lebih awal bersama tim nasional ketika kami masih berlibur. Jadi, saya pikir dia pantas mendapat satu pekan libur untuk menjernihkan pikiran, dan berkumpul bersama keluarganya,” kata Van Gastel, Jumat (14/8).

Namun, masa istirahat Cahya segera berakhir. Van Gastel memastikan kiper tersebut dijadwalkan kembali mengikuti latihan PSIM pada awal pekan depan.

“Seharusnya hari Senin, dia mulai ikut latihan lagi,” tegasnya.

Kembalinya Cahya menjadi momen penting bagi PSIM. Pasalnya, selama hampir satu bulan persiapan, skuad Van Gastel telah mengalami sejumlah perubahan, terutama dengan hadirnya pemain-pemain anyar.

Di sektor asing, PSIM mendatangkan Ondrej Rudzan, Adrian Purczycki, Adrian Dalmau, Mauro Caballero, dan Marvin Loria. Sementara dari pemain lokal terdapat Alwi Fadilah dan Ahmad Agung.

Artinya, latihan Senin nanti bakal menjadi kesempatan pertama Cahya bertemu dan berlatih bersama sejumlah rekrutan baru tersebut.

Selain membangun chemistry dengan rekan setim, Cahya juga harus kembali menyesuaikan diri dengan sistem permainan Van Gastel setelah cukup lama menjalani agenda bersama Timnas Indonesia.

Van Gastel sendiri menegaskan bahwa persiapan PSIM tidak sekadar mengejar hasil pertandingan. Pemahaman terhadap sistem permainan, kondisi fisik, serta chemistry antarpemain menjadi fokus utama sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Saya lebih menekankan aspek fisik, chemistry antarpemain, dan pemahaman terhadap sistem permainan yang akan digunakan sepanjang musim,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *