Kepastian pelaksanaan Derby DIY antara PSIM Jogja dan PSS Sleman musim 2026/2027 mulai menemui titik terang. Polda DIY memastikan seluruh pihak terkait akan duduk bersama pekan depan untuk menentukan skema pertandingan, termasuk peluang laga digelar di Yogyakarta dan dihadiri penonton.
Kapolda DIY Inspektur Jenderal Polisi Anggoro Sukartono mengatakan pertemuan itu akan mempertemukan manajemen PSIM Jogja, PSS Sleman, perwakilan suporter, serta pemerintah daerah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Hasil forum tersebut akan menjadi dasar penentuan penyelenggaraan derby yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2026.
“Nanti akan dilaksanakan minggu depan kalau tidak salah, akan mempertemukan PSIM, PSS Sleman, para manajer, pemilik, dan Pemda setempat, Jogja dan Sleman. Nanti kami di belakang,” ujar Anggoro usai menghadiri kegiatan di Kompleks Kepatihan, Rabu (5/8).
Menurutnya, semua kemungkinan masih terbuka, termasuk peluang Derby DIY digelar di Yogyakarta. Namun, keputusan akhir tetap mempertimbangkan hasil pembahasan bersama dan kondisi keamanan di lapangan.
“Segala sesuatu bisa mungkin terjadi,” katanya.
Sebelumnya, I.League telah merilis jadwal pertemuan pertama PSIM Jogja melawan PSS Sleman pada musim 2026/2027. Laga bertajuk Derby DIY itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, pada 10 Desember 2026.
Anggoro menegaskan pembahasan pekan depan juga akan mengulas kemungkinan pertandingan dihadiri penonton. Aspek keamanan dan kondusivitas wilayah tetap menjadi pertimbangan utama sebelum keputusan diambil.
“Nanti kami lihat di sana, putusannya bagaimana. Kalau lihat situasi tidak memungkinkan, pasti kita larang demi Jogja aman,” tegasnya.
Pertemuan pekan depan menjadi momentum penting bagi kedua klub, suporter, dan pemerintah daerah. Dari forum itulah kepastian penyelenggaraan Derby DIY, termasuk format pengamanan dan kehadiran penonton, akan mulai ditentukan.














